Perumda Tirta Pakuan Buka Kembali Layanan Pembayaran

by -

METROPOLITAN – Perusa­haan Umum Daerah (Pe­rumda) Tirta Pakuan Kota Bogor kembali membuka seluruh layanannya seperti semula. Itu dilakukan meny­usul status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masy­arakat (PPKM) Kota Bogor turun ke Level 1.

Untuk itu, bagi pelanggan perusahaan pelat merah ter­sebut dapat membayar tagihan melalui seluruh gerai milik Perumda Tirta Pakuan.

“Saat ini PPKM Level 1. Un­tuk pelayanan, kita sudah buka 100 persen. Artinya, payment point kita di Tegal­gundil dan Bogor Lakeside juga sudah buka,” terang Di­rum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizki kepada warta­wan, Minggu (14/11).

Tak hanya itu, kasir yang berada di Kelurahan Kerta­maya, Kecamatan Bogor Se­latan, dan di Perumda Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi, telah buka kembali. Termasuk BJB yang merupakan partner yang menerima pembayaran.

Baca Juga  PDAM Tirta Pakuan Gandeng BJB Syariah

“Untuk komplain juga sudah bisa agar lebih dimudahkan. Bisa lewat aplikasi SIMOTIP. Semua form pengaduannya juga sudah ada. Nanti akan ditindaklanjuti sama teman-teman. Atau melalui call cen­ter. Tapi tetap menjaga pro­tokol kesehatan agar tidak ada kerumunan,” jelasnya.

Yang perlu diwaspadai untuk pengaturan kerumunan ada­lah pada Senin. Sedangkan pelanggan yang datang mela­kukan pembayaran tagihan atau pengaduan pada hari berikutnya, relatif semakin berkurang.

“Pengaduan yang paling banyak masuk, seperti air mengalir, meteran macet. Insya Allah kita tindak lanjuti. Daerah mana memang kru­sial. Ada yang Rabu kita keli­ling untuk melihat lokasi-lokasi mana yang tidak men­galir untuk dilakukan perbai­kan,” katanya.

Saat disinggung soal penda­patan, Rivelino belum bisa memaparkanya karena belum ada penghitungan di akhir bulan ini.

Baca Juga  Garap WTP Milik PT Unitex, Tirta Pakuan Tambah Pasokan Air ke Pelanggan

“Mungkin nanti di awal No­vember baru kelihatan hasil dari perhitungan bulan sebe­lumnya. Kita berkalkulasi di akhir Oktober besok, nanti baru kelihatan perubahannya setelah restoran, mal, toko dibuka kembali,” ujarnya.

“Recovery pendapatan kita berharap secepatnya. Kalau lihat Sabtu-Minggu sudah ramai tingkat hunian hotel. Ya dengan begitu kita berha­rap secepatnya,” imbuhnya.

Ia berharap dengan status Level 1 perekonomian akan bangkit dan mulai tumbuh lagi. Sektor pariwisata juga kembali berjalan. Sebab, ter­bukti saat ini tingkat hunian hotel sudah 100 persen, juga rapat-rapat sudah dilakukan di hotel.

“Ya diharapkan bisa mening­katkan pendapatkan seperti semula,” harapnya. (rez/eka/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *