Ratusan UMKM Kota Bogor Mejeng di Pinggir Sawah

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Kota Bogor terus mengembangkan potensi di wilayah, tidak hanya di tengah kota. Teranyar, Kota Bogor punya Gerakan Bangga dan Bangkit Usaha Mikro Kecil Menengah (Gerbang UMKM) di Bubulak Tepi Sawah (BTS), Kecamatan Bogor Barat.

Gerbang UMKM di BTS yang melibatkan 120 pelaku UMKM yang berlangsung selama tiga pekan itu diresmikan Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor, Yane Ardian, akhir pekan lalu.

Bima Arya mengatakan, ada tiga hal yang harus ditekankan terkait UMKM, yakni Konsisten, kolaborasi dan Kreasi (3K). Ia juga meminta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk konsistens dalam membina dan mengembangkan UMKM di Kota Bogor.

Baca Juga  Ratusan Kepsek Diajarkan Pengelolaan Dana BOS

Salah satunya dengan menyajikan produk UMKM di Balai Kota Bogor, kantor perangkat daerah hingga aparatur wilayah.

“Kalau kita bangga, kita harus konsisten. Saya mencicipi keripik ikan salmon, rasanya enak. Kalau produk itu dihidangkan di Balai Kota menjamu menteri atau tamu, kan lumayan. Kita bantu, yang butuh kita besarkan,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap UMKM Kota Bogor bisa mendominasi dalam rangkaian kegiatan Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), awal Desember nanti. Mulai dari even, di rumah makan, destinasi wisata hingga dengan dinas-dinas.

“Terus berkolaborasi sehingga semuanya hanya tinggal mengatur. Kolaborasi yang sudah ada terus dievaluasi jadi tidak berhenti sampai disitu,” sebutnya.

Baca Juga  Warga Kabupaten Bogor Serbu Smp Negeri 15 Kota Bogor

Untuk kreasi, wali kota berharap semua yang terlibat mulai dari dinas terkait, para pelaku UMKM hingga pihak lainnya agar tidak berhenti pada rutinitas yang sudah ada, namun terus berpikir yang bisa untuk ditampilkan ke depan.

“Semoga dengan 3K, banyak UMKM Kota Bogor yang naik kelas,” katanya.

Sedangkan untuk BTS, kata dia, menjadi salah satu destinasi wisata alam dengan nuansa alam yang menambah opsi destinasi wisata di Kota Bogor di bagian barat. Sehingga tidak semua ke pusat Kota Bogor.

Ia berpesan kepada pihak BTS dan aparatur wilayah agar sawah yang ada betul-betul diekspos dan lebih dimaksimalkan karena saat ini lahan lahan pertanian sudah mulai langka di Kota Bogor.

Baca Juga  Soal Kesehatan di Bobar, Bupati Bagikan Kartu Sehat

“Sawah di Kota Bogor tidak banyak, yang ada hanya di Mulyaharja dan di daerah sini,” kata Bima Arya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor, Samson Purba berharap kegiatan peresmian Gerbang UMKM menjadi titik bangkit UMKM di Kota Bogor setelah sempat terpuruk di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan bazar di Bubulak Tepi Sawah yang melibatkan 120 pelaku UMKM berlangsung selama 3 pekan, hanya Jumat, Sabtu dan Minggu di akhir pekan.

“Dimana pada setiap pekannya menampilkan produk-produk UMKM yang berbeda. Pekan pertama khusus cemilan, pekan kedua untuk kuliner dan pekan ketiga menampilkan produk fashion dan ekonomi kreatif,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *