Sebulan PTM, Dewan Tunggu Evaluasi Disdik Kota Bogor

by -

METROPOLITAN – Kota Bogor sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA sejak awal Oktober atau sudah genap berjalan lebih dari satu bulan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendi­dikan (Disdik) pun diminta terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan PTM di berba­gai sekolah.

Salah satunya diungkapkan Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Endah Purwanti. Menurutnya, hal itu mesti dilakukan agar Pemkot Bogor tidak lengah sehingga ada kasus baru Covid-19 atau bahkan klas­ter sekolah saat PTM.

Politisi Partai Keadilan Se­jahtera (PKS) itu pun dengan tegas meminta Disdik terus melakukan evaluasi dan mo­nitoring terhadap sistem PTM di berbagai sekolah di Kota Bogor.

Baca Juga  September, PTM Kota Bogor Digelar

“Jangan sampai kita lengah, sehingga ada kasus yang muncul. Kami juga akan turut mengawasi sekolah-sekolah agar siswa-siswi bisa belajar dengan tenang,” katanya saat rapat kerja dengan Pemkot Bogor ter­kait Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, belum lama ini.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti persoalan tawu­ran yang masih terjadi di Kota Bogor. Endah pun me­minta koordinasi antar-sta­keholder dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Satgas Pelajar, hingga Kantor Cabang Dinas (KCD) Pen­didikan Provinsi Jawa Barat untuk terus ditingkatkan.

“Masalah tawuran pelajar juga masih menjadi perha­tian khusus Komisi IV DPRD Kota Bogor. Dimana koordi­nasi dengan MKKS, Satgas Pelajar, dan KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan terus ditingkatkan agar ter­jalin komunikasi yang baik,” ujarnya.

Baca Juga  Nggak Mau Coba-Coba, Kota Bogor Tetap Targetkan PTM Juli Nanti

Pihaknya sangat berharap Kota Bogor bisa menyandang predikat zero kasus tawuran dan menjadi Kota Bogor. “Tentu target kami adalah Kota Bogor zero tawuran dan menjadi Kota Pendidikan,” tutup Endah.

Diketahui, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan para RAPBD Kota Bogor 2022 sebesar Rp491 miliar. (ryn/ eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *