Separo dari Dana BOS Bisa untuk Gaji Guru Honorer

by -

METROPOLITAN – Kemen­terian Agama (Kemenag) memberikan kado khusus untuk menyambut Hari Guru Nasional (HGN). Kini separo dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk gaji guru dan tenaga kependidikan (tendik) hono­rer. Hal itu tertulis dalam pe­tunjuk teknis (juknis) peng­elolaan dana BOS tahun ang­garan 2021.

Dalam aturan yang berlaku tahun ini, penggunaan dana BOS untuk guru dan tendik di Kemenag maksimal hanya 30 persen. Dalam aturan juk­nis penggunaan dana BOS 2022, alokasi untuk guru dan tendik maksimal 50 persen. Penghitungan persentase itu dilihat dari total anggaran dana BOS yang diterima se­kolah. Sementara nominal dana BOS yang dikucurkan tidak berubah.

Di jenjang pendidikan Raudhatul Athfal atau Pendi­dikan Anak Usia Dini (PAUD), dana BOS ditetapkan Rp600 ribu per siswa per tahun. Ke­mudian jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rp900 ribu per siswa per tahun, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Rp1,1 juta per siswa per tahun dan Mad­rasah Aliyah (MA) Rp1,5 juta per siswa per tahun.

Baca Juga  Kepala SD Galau, Dana BOS Triwulan Pertama Belum Cair

Kemenag juga menetapkan pengelolaan dana BOS se­suai prinsip fleksibilitas, efek­tivitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparansi. Penggu­naan dana BOS dan dana Bantuan Operasional Pendi­dikan (BOP) harus dipertang­gungjawabkan secara logis serta mengakomodasi aspi­rasi seluruh pemangku kebi­jakan.

Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag, M Ali Ramdhani, mengatakan, ke­tentuan penggunaan dana BOS dan BOP bagi guru dan tendik honorer berlaku untuk madrasah negeri maupun swasta. ”Ketentuan yang baru, sebesar 50 persen dari total dana BOP atau BOS yang di­terima dalam satu tahun (un­tuk guru dan tendik honorer, Red),” katanya.

Dengan bertambahnya alo­kasi dana BOS untuk mem­bayar gaji guru dan tendik honorer, mereka diharapkan bisa mendapatkan gaji rutin sesuai upah minimum dae­rah setempat. Tetapi jika tidak mencukupi, gaji bisa di bawah upah minimum yang berlaku. Khusus mad­rasah swasta, mereka diha­rapkan bisa mempertimbang­kan sumber keuangan lain guna membayar gaji guru dan tendik. (jp/feb/py)

Baca Juga  Dana BOS Tahun Ini Tembus Rp52,5 Triliun

Leave a Reply

Your email address will not be published.