Soal Pencurian Tanah di Jalan Bomang, Wabup Tunggu Hasil Investigasi Inspektorat Sebelum Lapor Polisi

by -

METROPOLITAN.id – Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku sudah menandatangani surat untuk inspektorat melakukan investigasi internal, ihwal pencurian tanah diarea proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).

Menurutnya investigasi tersebut tak bisa langsung dilakukan karena masih ada proses lain di sekretariat daerah (Setda). Seperti verifikasi persoalan atas dugaan keterlibatan internal hingga dibentuk tim investigasi untuk mengungkap persoalan pencurian tanah tersebut.

“Suratnya agak lama karena dari Setda itu memverifikasi permasalahan apa dan lain sebagainya. Jadi suratnya sudah nyampe, suratnya sudah saya tanda tangan,” kata Iwan.

Jika hasil investigasi yang dilakukan oleh inspektorat dirasa belum bisa mengungkap persoalan pencurian tanah tersebut, Iwan mengaku siap untuk melapor ke institusi lainnya.

Baca Juga  Ogah Lapor Polisi, Wabup Pilih Bentuk Tim Investigasi soal Pencurian Tanah di Bomang

“Kita percayakan inspektorat dulu, kalau memang ada kecurigaan masyarakat secara langsung kita siap untuk menampung dan jika hasil investigasi inspektorat kurang kuat kita siap ke institusi lain,” paparnya.

Iwan juga menjelaskan, dirinya menurunkan tim gabungan Satpol PP dan Inspektorat bukan tanpa alasan. Ia mengaku ingin mengetahui penjelasan khusus dari Dinas PUPR dan Kecamatan melalui Inspektorat.

“Hasil investigasi inspektorat nanti akan menentukan hasilnya dilajutkan laporannya atau tidak,” kata Iwan.

Diberitakan sebelumnya, tanah proyek pembangunan Jalan Bomang hilang dicuri orang

Sebagian area tanah yang akan dijadikan jalan untuk memecah kemacetan di Kabupaten Bogor ini malah dikeruk oknum laiknya lokasi tambang galian tanah.

Baca Juga  Jalan Bomang Ditutup, Kadishub: Belum Ada Laporan

Pemerintah desa dan kecamatan setempat pun kecolongan soal galian tanah ilegal di lokasi proyek pemerintah daerah (pemda) ini yang mana ternyata pengerukan sudah ada sejak akhir 2020 lalu.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Usep Supratman mengatakan, jika Pemkab Bogor membentuk tim investigasi yang terdiri dari Inspektorat dan Satpol PP, Usep bahkan menduga ada keterlibatan internal Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pengerukan tanah di area tersebut. Sebab jika memang benar tanah tersebut dikeruk oleh pihak asing, Usep meminta agar Pemkab Bogor segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Kalau tim investigasi dari insepektorat dan Satpol PP kan berarti mengawasinya dari internal saja dan mencari SPK yang dikeluarkan untuk melakulan pengerukan tanah disitu (Bomang,red). Kalau begitu ada dugaan ASN yang terlibat,” ungkapnya. (mam)

Baca Juga  Taman Siaga Bojonggede bakal Direnovasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.