Tingkatkan Program Kerja, dari Seminar, Pameran hingga Buku Kumpulan Sejarah

by -

METROPLITAN.ID- Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)merupakan sebuah jaringan antar kota di Indonesia. Saat ini, JKPI beranggotakan 72 kota di Indonesia.‎ Jaringan ini sengaja didirikan untuk menjaga kelestarian benda cagar budaya (BCB) serta peninggalan sejarah di Indonesia.

Sebagai bentuk keseriusan JKPI, banyak program kerja terus ditingkatkan melalui agenda rapat kerja nasional (rakernas). Berdasarkan informasi yang dihmpun Metropolitan.id, Rakernas I dilakukan di Kota Ternate pada 21—23 Maret 2010.

Kemudian, Rakernas II diselenggarakan di Pekalongan pada tanggal 1—3 April 2011.

Di samping itu, JKPI juga menyelenggarakan seminar untuk menguatkan organisasi dan program kerja. Seminar Internasional pertama JKPI dilaksanakan di Kota Bengkulu pada 16—18 Maret 2012 dengan mengangkat tema “Optimalisasi Kota Pusaka untuk Mengangkat Wibawa Bangsa”.

Baca Juga  Bwc Gelar Seminar Parenting

Seminar “heritage internasional” itu bertujuan untuk mempertahankan keberadaan bangunan-bangunan sejarah di masing-masing kota atau kabupaten agar tidak punah akibat pembangunan yang sering tidak terkendali.

Ketika itu, pembicara yang tampil adalah para arkeolog Prof Mundarjita dari Universitas Indonesia dan pakar arsitektur kota dan urban history Prof Sandy Siregar dari Universitas Parahiyangan Bandung.

Selain menggelar seminar dan pameran pusaka, juga ada pembuatan Buku master class JKPI. Ini merupakan buku kumpulan dan informasi pusaka dari masing-masing Kabupaten dan Kota anggota JKPI.(*/FEB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *