Vaksinasi Lansia Jadi Penyebab Kabupaten Bogor Belum bisa Turun Level di PPKM

by -
ILUSTRASI

METROPOLITAN.id – Rendahnya vaksinasi kepada lansia menjadi penyebab Kabupaten Bogor masih bertengger di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan meski target vaksinasi kepada masyarakat umum sudah melampaui 50 persen, namun Kabupaten Bogor masih belum bisa turun level pada PPKM level 3. Sebab hingga saat ini vaksinasi kepada lansia masih di bawah 40 persen.

“Ini menjadi tantangan buat kita, karena vaksinasi kepada lansia masih diangka 30,81 persen. Disisa waktu ini kita terus kejar vaksinasi kepada lansia,” kata Ade Yasin.

Banyak faktor yang membuat lambatnya realisasi vaksin kepada lansia. Diantaranya, mereka ogah datang ke sentra-sentra vaksinasi, begitu juga masih ada lansia yang takut divaksin lantaran karena memiliki komorbid atau yang lainnya.

Baca Juga  Siliwangi Bolu Kukus Buka Store Baru di Bogor dan Cimahi

Hal tersebut, lanjut Ade Yasin, menjadi penyebab Kabupaten Bogor belum bisa turun level. Sebab beberapa persyaratan lainnya untuk bisa turun level dalam PPKM sudah dipenuhi oleh Pemkab Bogor.

“Seperti jumlah pasien sudah sangat sedikit sekarang. Rata-rata perhari tiga sampai lima orang yang terpapar covid-19, begitu juga dengan BOR yang persentasenya sangat sedikit sekarang. Jadi hanya tinggal vaksinasi kepada lansia saja,” paparnya.

Untuk menyiasati vaksinasi kepada lansia, Satgas Covid-19 melakukan door to door kepada masyarakat serta melakukan vaksinasi malam. Dengan begitu, Ade beharap target vaksinasi kepada lansia dan masyarakat umum dapat tercapai 70 persen hingga akhir tahun.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan PPKM di Kabupaten Bogor bisa turun level,” ungkapnya.

Baca Juga  Mobil Pedesaan Siap Diluncurkan

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, telahmembangun mini sentra vaksinasi Covid-19 untuk menjaring masyarakat dalam upaya percepatan vaksinasi.

Sentra-sebtra tersebut dibangun untuk mengejar target 4,3 juta jiwa atau sekitar 70 persen dari jumlah penduduk pada Desember mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina mengatakan, mini sentra vaksinasi dibangun di setiap tempat pelayanan masyarakat.

Seperti pusat perbelanjaan (Cibinong City Mall), Bank Jabar Banten (BJB) Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan beberapa tempat lain yang terdapat pengumpulan massa.

“Mini Sentra Vaksinasi ini sudah berjalan beberapa hari lalu.Tujuannya untuk mempermudah mereka melaksanakan vaksinasi. Jadi ketika mereka mengurus sesuatu di kantor pelayanan, maka kami akan data siapa saja yang belum divaksin untuk kemudian dilakukan penyuntikan vaksin,” ujar Mike (mam)

Baca Juga  Kenangan anak buah saat Kombes Dwiyono bertugas di Depok

Leave a Reply

Your email address will not be published.