Waduh! Kasus Positif Covid dari Klaster PTM Kota Bogor Meningkat

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatat kasus Covid-19 dari Klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di wilayahnya kembali mengalami peningkatan.

 

Tercatat, pada Sabtu (27/11) ada tambahan 24 pasien positif Covid-19 baru dari unsur pendidik di Kota Bogor.

 

Informasi dihimpun Metropolitan.id, penambahan 24 pasien positif Covid baru ini berdasarkan hasil pemeriksaan surveilance Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan pemeriksaan swab PCR yang dilakukan sejak Rabu hingga Senin (24-29/11) nanti.

 

Di mana, ada 1.391 dari target 1.980 unsur pendidik dari 60 sekolah yang sudah diambil sampelnya tersebut.

 

Dari hasil pemeriksaan tersebut, 447 sampel hasilnya sudah keluar dan 994 sampel lainnya belum keluar.

Baca Juga  Bima Arya Sebut Kota Bogor Jangan Sampai Seperti Bali, Kenapa?

 

Adapun dari 447 sampel yang hasilnya sudah keluar, diketahui 24 orang dinyatakan positif Covid dan 423 lainnya negatif.

 

Dengan rincian, ke-24 orang ini terdiri dari 21 orang siswa dan tiga orang guru. Sedangkan, untuk domisilinya terdiri dari 18 orang warga asal Kota Bogor dan 6 asal luar Kota Bogor.

 

Kini, ke-24 orang yang dinyatakan positif tengah menjalani perawatan atau isolasi di rumahnya masing-masing.

 

Menanggapi itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, penambahan kasus ini terjadi karena ada screening yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

 

“Sampelnya ada ribuan, tapi dari ribuan itu yang tercatat masuk (positif) hanya 20-an dan kesemuanya tanpa gejala,” kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Minggu (28/11).

Baca Juga  Panpel Taekwondo Matangkan Persiapan Popnas

 

“Jadi ini fenomena yang saya kira terjadi akhir-akhir ini, kalau dulu di ambil berapa ribu yang keluar juga banyak, kalau sekarang cuma sedikit dan semuanya tanpa gejala,” sambungnya.

 

Dengan data itu, Bima Arya meyakini belum ada indikasi varian baru di wilayahnya. Karena, ia pun mempercayai apabila pemeriksaan seperti ini dilakukan di daerah-daerah lain, tentu hasilnya akan sama seperti ini.

 

“Terindikasi mulai ada kekebalan komunal, karena tanpa gejala semua dan sembuh nya juga cepet dan kontak erat tidak banyak,” ujarnya.

 

Diketahui, bertambahnya pasien positif Covid baru dari klaster PTM menambah panjang kasus Covid-19 di Kota Bogor. Hingga saat ini, tercatat ada sebanyak 49 pasien positif dari klaster PTM.

Baca Juga  Main ke Kota Bogor Saat Libur Nataru? Simak Nih Aturannya

 

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat ada penambahan kasus positif Covid-19 baru di klaster SDN Sukadami 2. Total, ada 25 warga pendidik di SDN Sukadamai 2 yang terpapar virus Corona. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.