Waduh! Kasus Positif Covid SDN Sukadamai 2 Nambah Lagi

by -

METROPOLITAN.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat ada penambahan kasus baru pasien Covid-19 di SDN Sukadamai 2.

 

Total, saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor itu menjadi 26 orang.

 

“Nambah lagi satu orang. Berdasarkan hasil swab tes dari 46 orang, hasilnya baru keluar,” kata Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno kepada Metropolitan.id, Senin (29/11).

 

Meski demikian, diyakini Retno, pasien positif baru ini tidak mengalami gejala berarti, sehingga yang bersangkutan cukup melakukan isolasi mandiri di kediamannya sendiri.

 

“OTG juga. Isolasi di rumahnya,” ujar mantan Wakil Direktur RSUD Kota Bogor itu.

Baca Juga  Waspada! Dahan Pohon Tumbang Tewaskan Pengendara di Bogor Justru Masuk Kategori Hijau

 

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat ada penambahan kasus positif Covid-19 baru di klaster SDN Sukadamai 2.

 

Hal itu diketahui berdasarkan hasil tracing yang dilakukan terhadap 210 kontrak erat dari 24 warga SDN Sukadamai 2 yang sebelumnya telah dinyatakan terpapar virus Corona.

 

“Jadi setelah ditemukan kasus kita melakukan tracing dan di dapati 210 orang yang melakukan kontak erat. Kita lakukan swab terhadap kontak erat ini,” kata Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kamis (25/11).

 

Namun, dari 210 kontak erat yang terdata, baru 196 orang yang sudah dilakukan swab test. Dari jumlah itu pun, hasil swab tes baru keluar untuk 150 kontak erat.

Baca Juga  Tudang Sipulung, Cara Petani Sulsel Dongkrak Produktivtas

 

“Satu orang dinyatakan positif dan sisanya (149 kontak erat) negatif. Itu pun OTG juga dan tidak menyadari,” ucapnya.

 

Sementara, dilanjutkan Retno, saat ini pasien positif baru yang didapati berdasarkan hasil swab 150 kontak erat itu sedang menjalani perawatan di rumahnya.

 

Disinggung kapan hasil swab test 46 kontak erat keluar, Retno meyakini satu dua hari ini hasil tersebut akan keluar.

 

“Belum keluar, diharapkan sehari dua hari sudah ada hasilnya. Yang pasti 46 orang ini mereka sementara karantina sambil menunggu hasil (keluar),” ujar Retno. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.