2022, Ada 30 Jembatan Rawayan di Bogor yang Akan Dibangun

by -

METROPOLITAN.id – Bupati Bogor Ade Yasin mengaku akan melanjutkan program pembangunan jembatan rawayan di Kabupaten Bogor di 2022 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Ade Yasin saat meresmikan 33 jembatan rawayan di Rancabungur, Kabupaten Bogor, Rabu (24/12).

Menurut Ade Yasin, berdasarkan inventarisasi data yang dilakukan DPKPP, Bappedalitbang, dan Dinas PUPR, ada 215 jembatan di Kabupaten Bogor yang perlu dibangun yang secara perlahan akan dituntasakan.

Di tahun 2020, ada 6 jembatan yang dibangun dan dilanjut 33 jembatan pada 2021. Sementara di 2022 mendatang, 30 jembatan rencananya dibangun dan du 2023 sebanyak 50 jembatan.

“Sisanya akan diselesaikan di tahun berikutnya. Makanya niatkan Bismillah kita bangun jembatan rawayan untuk akses masyarakat. Insyaallah setiap tahun akan kita anggarkan, lama-lama habis tuntas. Sistemnya didata kebutuhan jembatan rawayan di Kabupaten Bogor, ada berapa dan setiap tahun kita tangani bekerjasama dengan TNI, karena kita butuh percepatan, ternyata selama 3 bulan, 33 jembatan rawayan selesai dibangun. Termasuk jembatan terpanjang yang dibangun oleh TNI. Alhamdulilah akhir tahun ini kami melihat jembatan-jembatan ini sudah siap pakai,” ungkapnya.

Baca Juga  Hebat..Adrian Ramos Jadi Pemain Teranyar yang Pindah ke Liga China

Menurut Ade Yasin, kolaborasi dan sinergi dengan TNI dalam pembangunan 33 jembatan rawayan di Kabupaten Bogor mampu mempercepat penyelesaian pembangunan.

Sebab dalam tiga bulan, seluruh jembatan itu harus selesai terbangun dan bisa digunakan oleh masyarakat.

“Semuanya dibangun oleh TNI, ada titik yang dibangun Korem, Kodim, dan Kostrad. Kita harus bagi supaya cepat dalam satu tahun ini selesai, mereka bekerja dengan cepat. Alhamdulilah kolaborasi dengan TNI, Polri, Lanud ATS, kita juga bisa tuntaskan pembangunan jalan yang bertahun-tahun tidak diselesaikan di tanah ATS yang ada di wilayah Rumpin kita bisa selesaikan. Kalau dibangun TNI kecepatannya ini yang tidak bisa disaingi oleh yang lain,” kata Ade Yasin.

Baca Juga  Imigran Palestina Terusir

Tak hanya jembatan rawayan, Ade Yasin optimis pembangunan-pembangunan melalui program bantuan keuangan Satu Milyar Satu Desa (Samisade) akan terselesaikan.

Dengan Samisade, Ade Yasin ingin memenuhi semua kebutuhan infrastruktur desa. Mulai dari jalan, jembatan, hingga irigasi.

“Saya janji akan menyelesaikan seluruh jembatan yang ada di Kabupaten Bogor. Insyaallah APBD kita masih bisa membiayai jembatan-jembatan yang belum dibangun, APBD kita masih cukup untuk membangun desa. Jangan takut tahun depan tidak ada Samisade, moal bangkrut Kabupaten Bogor dengan adanya Samisade. Kita akan tetap terus membangun, karena dengan pembangunan semua akan terangkat, termasuk perekonomian yang ada di desa, UMKM, potensi wisata desa dan lain-lain. Akan banyak yang terangkat dengan pembangunan yang kita lakukan secara terus-menerus,” beber Ade Yasin.

Baca Juga  Dana BOS Madrasah di Kota Bogor Dikorupsi Kepsek, Komisi IV DPRD Bilang Begini

Untuk itu, ia meminta seluruh pihak dan masyarakat untuk aktif dan semangat membangun bersama, menyelesaikan pembangunan dengan kolaborasi dan kerja-kerja untuk membangun desa.

Selain jembatan rawayan, Ade Yasin mengaku akan menyelesaikan jembatan –jembatan lain, seperti jembatan besar di jalan-jalan kabupaten.

“Sudah banyak jembatan besar yang kita selesaikan yang nilainya lebih besar. Insyaallah tahun depan akan diselesaikan jembatan-jembatan besar yang bisa dilalui oleh kendaraan, seperti di Nanggung, Kemang dan Pamijahan. Kadis PUPR yang bertanggung jawab, pembangunan jembatan besar yang memang aksesibilitasnya betul-betul besar dan jadi lalu lintas antar kecamatan. Kami tidak henti-hentinya untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *