593 Siswa SDN Kawungluwuk Bogor Divaksin Covid-19

by -
METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi menggelar program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di wilayahnya pada Rabu (15/12).
Kegiatan pertama program vaksinasi ini dilaksanakan di SDN Kawungluwuk, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor dengan sasaran 593 pelajar.
“Hari ini merupakan kick off pertama untuk Kota Bogor (menggelar program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun) di SDN Kawungluwuk. Nanti sambil berjenjang kita jadwalkan di sekolah-sekolah lainnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi kepada wartawan, Rabu (15/12).
Menurutnya, khusus di SDN Kawungluwuk, Pemkot Bogor menyasar sebanyak 593 siswa kelas 1 hingga 6. Namun, untuk target keseluruhan dari program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini, pihaknya menyasar sebanyak 100.043 orang.
“Targetnya dosis pertama ini (selesai) sampai 15 Januari 2022, setelah itu sampai 12 Februari dengan harapan dosis kedua terselesaikan, targetnya untuk Kota Bogor diatas 100 ribu,” ucap dia.
Dijelaskan Hanafi, memang program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini di dominasi oleh anak-anak sekolah. Sehingga, sentra vaksin yang disediakan pun berdiri di sekolah-sekolah.
Meski demikian, bagi anak berusia 6-11 tahun yang belum berkesempatan sekolah, tetap diprioritaskan mendapatkan vaksin ini.
“Tetap kita terima, mereka bisa ikut vaksin di sentra-sentra vaksin sekolah yang ditunjuk, atau bisa juga di Puskesmas,” imbuhnya.
Dituturkannya, tujuan dari kegiatan vaksinasi ini sendiri seperti semua pahami, dilakukan untuk mencegah terinfeksinya para pelajar akan Covid-19.
Untuk itu, ia berharap peran aktif orang tua agar bisa turut andil dalam mensukseskan program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.
“Harapan kita semua masyarakat dalam hal ini usia 6-11 tahun bisa di vaksin, maka perlu kerjasama orangtua untuk menyukseskan program ini,” harapnya.
Disinggung apakah program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun menjadi syarat siswa SD bisa mengikuti PTM, Hanafi menuturkan, saat ini tim survilance dari Kemenkes tengah melakukan pengecekan di lapangan, seperti apa tingkat penyebaran Covid-19 itu, apakah landay, gawat atau bagaimana.
Apabila, kondisinya dinyatakan landai maka pihaknya akan berangsur-angsur untuk melanjutkan PTM bagi siswa khususnya pelajar kelas 1 hingga 3.
“Kalau misalkan landay maka akan berangsur-angsur konfiden untuk melanjutkan PTM khususnya SD bagi pelajar kelas 1-3, selama ini kan baru kelas 4-6, sambil kita mengevaluasi,” bebernya.
“Kita juga dibantu polisi dan TNI untuk kegiatan vaksin ini. Korem sudah ditunjuk di SDN Bojongkerta kalau Polresta akan kita jadwalkan di sekolah mana saja yang jadi target,” ujar dia.
Ditempat sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, untuk jenis vaksin yang diberikan kepada anak usia 6-11 tahun ini adalah Sinovac dengan dosis sama 0,5 mili perdosisnya.
“Vaksinnya masih sama Sinovac dan dosisnya juga sama 0,5 mili dan intervalnya 28 hari jarak antara dosis pertama dan dosis kedua. PTM insya allah berjalan,” katanya. (rez)

Baca Juga  Hujan dan Angin Kencang, Papan Reklame Raksasa Roboh Timpa Puluhan Motor di Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published.