Antisipasi Omicron Masuk Bogor, Ini Kata Bupati

by -
Bupati Bogor Ade Yasin. (Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Masyarakat diminta mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru, Omicron, yang sudah masuk ke Indonesia.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, butuh kerja sama semua pihak agar varian baru ini tidak memyebar, khusunya di Kabupaten Bogor.

“Varian omicron itu kan datangnya dari luar negeri, jadi kita juga butuh kerja sama dari semua pihak. Jangan membiarkan orang begitu saja ke luar negeri lalu pulang tanpa karantina yang ketat,” tegas Ade Yasin saat menghadiri acara Indonesia Pasti Bisa yang yang digelar sebagai wujud apresiasi kepada polisi dan tenaga kesehatan yang ambil bagian dalam upaya penanganan Covid-19 di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Sabtu (18/12).

Baca Juga  Kakak Kandung yang Tusuk Adiknya Hingga Tewas Baru Kehilangan Sepeda Motor

Menurutnya, jika omicron masuk ke Indonesia, semua akan repot kembali. Ia mengingatkan pada Juli lalu pemerintah daerah begitu repot menangani lonjakan kasus Covid-19 akibat varian delta.

Untuk itu, dia berharap semua elemen masyarakat mengantisipasi masuknya omicron agar lonjakan kasus tak terjadi kembali.

“Karena ketika omicron ini masuk ke Indonesia, yang repot kan kita di bawah. Kita ingat pada bulan Juli bagaimana repotnya daerah di level bawah menangani ini, menangani rumah sakit, menangani protokol kesehatan, menyediakan tempat-tempat isolasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ade Yasin juga menyampaikan capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor yang sudah menyentuh angka 60 persen.

Artinya, masih ada 10 persen warga yang harus divaksin agar target 70 persen vaksinasi hingga akhir Desember ini bisa tercapai.

Baca Juga  PDJT Sudah Dilirik Investor

“Vaksinasi Kabupaten Bogor sudah mencapai 60 persen. Dari jumlah penduduk sebanyak 5,4 juta lebih, yang tervaksin sudah sekitar 4,2 juta jiwa. Sebetulnya target kita di angka 3,7 juta lebih penduduk, berarti sudah diatas 60 persen,” terang Ade Yasin.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah terus menggeber vaksinasi di masyarakat. Selain melakukan percepatan vaksinasi di tingkat desa, Ade Yasin mengaku pihaknya juga sudah melakukan vaksinasi secara door to door dan dan membentuk tim vaksin hunter (pemburu vaksin) bekerjasama dengan TNI dan Polri.

“Jadi, di tempat keramaian, siapa saja yang belum vaksin akan kita suruh vaksin. Semua cara sudah kita lakukan dan sekarang status PPKM Level 2 untuk Kabupaten Bogor,” ungkapnya. (fin)

Baca Juga  Usmar: Pembangunan Transmart Harus Tunggu Aturan Khusus

Leave a Reply

Your email address will not be published.