Bareng 6 Pasar se-Indonesia, Pasar Gunung Batu Bogor Diganjar Sertifikat SNI Kemendag

by -

METROPOLITAN.id – Pasar Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat bersama enam pasar lain di kota/kabupaten se-Indonesia mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung di rumah dinas wali Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (8/12).

Sertifikat SNI untuk Kota Bogor diterima Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang diserahkan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga.

Menerima sertifikat SNI, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan bahwa Pasar Gunung Batu merupakan satu dari dua pasar di tingkat Provinsi Jawa Barat yang sudah memperoleh sertifikat SNI dari Kemendag.

“Dan pada hari ini, Pasar Gunung Batu dan 6 pasar lainnya dari ribuan pasar se-Indonesia mendapat sertifikat SNI. Hingga saat ini pula di Indonesia baru sekitar 60-an pasar yang telah bersertifikasi SNI. Hari ini Bogor dan 6 Kota/Kabupaten lain yang memenuhi syarat SNI,” katanya.

Baca Juga  Tarif Listrik Meroket Bikin Pusing? Begini Cara Ajukan Penurunan Daya Listrik

Menurutnya, predikat sertfikasi SNI itu tidaklah mudah. Sebab banyak hal yang harus perhatikan.

Ia menambahkan, pasar yang berhak mendapat sertifikat SNI haruslah pasar yang memiliki ketentuan yang sesuai dengan standar.

“Ketentuannya antara lain, memiliki fasilitas zona komoditi, penunjang lain seperti ruang laktasi, pengelolaan kebersihan dan keamanan serta manajemen pengelolaan yang sesuai standar,” imbuhnya.

Ke depan, Dedie Rachim berharap semua pasar di Kota Bogor memiliki standar yang sama. Sehingga kualitas dan kenyamanan masyarakat bisa bertambah saat berkunjung ke pasar rakyat yang ada di Kota Bogor.

Diketahui, sehubungan dengan telah dilaksanakan pendampingan penerapan SNI 8152:2021 Pasar Rakyat, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menyelenggarakan kegiatan Penganugerahan SNI Pasar Rakyat kepada tujuh pasar rakyat.

Baca Juga  Ribuan Karyawan di Kota Bogor Kena PHK Selama Pandemi

Yaitu Pasar Padang Panjang, Pasar Bauntung, Pasar Gantung, Pasar Paddy’s Market, Pasar Gentan, Pasar Cisalak, dan Pasar Gunung Batu yang dikelola langsung Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir menambahkan, Pasar Gunung Batu merupakan satu dari dua pasar rakyat yang ada di Jawa Barat yang mendapat sertifikat SNI.

Sertifikasi itu, kata Muzakkir, melewati serangkaian proses panjang dan tak mudah.

“Kita akan tetap mengupayakan agar semua pasar di Kota Bogor bisa memiliki SNI. Memang standar untuk mendapatkan SNI itu agak berat, tapi itu tantangan kita. Namun dengan pengalaman, kita jadi tahu apa yang harus kita siapkan,” kata Muzakkir.

Baca Juga  3 Orang Positif Termasuk Wali Kota, Bogor KLB Corona

Menurutnya, sertifikasi itu menjadi pemicu semangat untuk pembenahan pasar rakyat di Kota Bogor.

Termasuk upaya berbagai revitalisasi yang akan dilakukan secara merata. Sebab revitalisasi menjadi bagian dalam syarat sertifikasi SNI untuk pasar rakyat.

“Karena revitalisasi itu mengikuti aturan SNI. Seperti harus adanya ruang menyusui atau laktasi, dan akses pasar yang ramah untuk disabilitas. Juga SOP untuk keamanan dan kebersihan lainnya,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.