Ini Latarbelakang 4 Kandidat Calon Ketum HA IPB

by -

METROPOLITAN.id – Sebanyak empat kandidat dipastikan bakal maju sebagai calon Ketua Umum (Ketum) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) periode 2022-2025.

 

Keempatnya akan bertarung untuk menggantikan kursi kepemimpinan Ketum HA IPB yang saat ini masih dijabat Fathan Kamil.

 

Menariknya, dari keempat kandidat yang masuk bursa calon Ketum HA IPB ini, mereka memiliki latarbelakang yang berbeda. Hal itu pun diakui Sekretaris Panitia Pelaksana Munas ke-VI HA IPB, Samsudin.

 

Diantaranya, seperti Atep N Subandar berprofesi sebagai pengusaha. Lalu, Audy Joinaldy berprofesi sebagai pengusaha sekaligus Wakil Gubernur Sumatera Barat.

 

Kemudian, Tri Mumpuni menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Riset Nasional Indonesia (BRIN). Terakhir, Walneg S Jas berprofesi sebagai pengusaha.

 

Pun begitu dengan keempat kandidat yang masuk bursa calon Sekretaris Jenderal (Sekjen). Mereka memiliki latarbelakang yang berbeda.

 

Seperti Dadang Romansah berprofesi sebagai pengusaha. Lalu, Dudi Fitri Susandi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bogor.

 

Kemudian, Bayu Asih Yulianto menjabat sebagai Dosen Universitas Pertahanan (Unhan). Terakhir, Sukma Kamajaya berprofesi sebagai dokter hewan.

Baca Juga  Butuh Biaya Hampir Rp2 T, Kota Bogor Pamer Rencana Trem Pakuan di Depan Menteri Erick Thohir

 

Sementara itu, Samsudin menuturkan, untuk keempat bakal calon pasangan ini merupakan hasil penjaringan dari proses verifikasi yang sebelumnya ada delapan kandidat yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon pasangan.

 

“Jadi empat bakal calon pasangan ini merupakan sebuah proses panjang penjaringan, di mana di awal proses penjaringan ada 8 pasang kandidat, kemudian setelah melewati proses verifikasi dukungan pencalonan yang memenuhi syarat ditetapkan SC 4 bakal calon yang bisa mencalonkan diri,” katanya.

 

“Kemudian nanti di area Munas mereka akan ditetapkan sebagai calon, setelah itu mereka akan memperkenalkan diri lalu memaparkan visi misinya,” ucap Samsudin.

 

Setelah itu, dilanjutkan Samsudin, panitia akan memberikan kesempatan kepada para calon untuk saling berunding, dengan harapan Ketum dan Sekjen HA IPB periode 2022-2025 dapat terpilih secara musyawarah mufakat.

 

“Kita akan berikan kesempatan kepada mereka untuk saling berunding, karena harapan kita yang namanya himpunan ini sebagai organisasi volunteering bisa guyub,” imbuhnya.

 

“Jadi keempat pasangan ini siapa yang memberikan kesempatan kepada yang lainnya untuk jadi Ketum dan Sekjen,” lanjut Samsudin.

Baca Juga  Jatah Beasiswa Pancakarsa Bertambah 400

 

Kalau pun musyawarah mufakat tidak menemui kata sepakat, ditambahkan Samsudin, panitia akan memutuskan pemilihan dilakukan secara voting. Di mana ada dua mekanisme yang digunakan.

 

Pertama, voting dilakukan secara elektronik voting kepada seluruh DPC yang menghadiri Munas secara daring dan kedua dilakukan secara offline, dengan dihadiri pemilik hak suara seperti pengurus DPP, DPD dan lain sebagainya.

 

“Kita bagi jadi dua mekanisme karena kondisi saat ini masih di tengah pandemi Covid-19,” bebernya.

 

“Tapi kami berani menjamin voting dapat memenuhi ekspektasi kita semua sebagai alumni, karena sistem yang kita gunakan adalah sitem yang dimiliki IPB, di mana sistemnya bisa dipercaya dan juga sudah digunakan untuk memilih Senat Akademik, Presiden BEM dan sebagainya,” tandas Samsudin.

 

Diketahui, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-V pada 17–19 Desember 2021 mendatang.

 

Kegiatan yang salah satu agendanya menentukan Ketua Umum (Ketum) HA IPB untuk masa kepemimpinan periode 2022-2025 itu akan dilaksanakan di International Convention Center (IICC) Botani Square Kota Bogor.

Baca Juga  Punya Banyak Followers, Bintang Timnas Putri Indonesia Zahra Muzdalifah Justru Curhat Begini

 

Adapun, sebanyak empat kandidat sudah ditetapkan maju sebagai calon Ketum HA IPB yang baru. Keempat kandidat juga mencalonkan diri beserta para calon Sekjen-nya.

 

Diantaranya, ada Atep N Subandar yang berpasangan dengan Dadang Romansah. Lalu, Audy Joinaldy berpasangan dengan Dudi Fitri Susandi.

 

Kemudian, ada Tri Mumpuni berpasangan dengan Bayu Asih Yulianto. Terakhir, Walneg S Jas berpasangan dengan Sukma Kamajaya.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP HA IPB, Fathan Kamil menjelaskan, munas kali ini adalah munas ke-VI semenjak berdirinya Himpunan Alumni IPB. Peserta Munas VI adalah peserta dari unsur DPP, DPD, DPC, DPC Luar Negeri, DPK dan Badan Otonom HA IPB.

 

“Munas VI ini juga akan menjadi ajang bersilaturahmi sekitar 700 orang pengurus inti HA IPB di berbagai tingkatan, serta sekitar 5.000 pengurus lainnya yang akan memantau secara online via Zoom,” katanya kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Gedung HA IPB, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (14/12). (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.