Jalur Puncak Ditutup, Polres Bogor Alihkan Arus Lalu Lintas saat Malam Tahun Baru

by -
ILUSTRASI: Petugas gabungan saat melakukan pengecekan kepada pengedara yang akan menuju ke kawasan puncak.

METROPOLITAN.id – Satuan Lalu Lintas Polres Bogor memang telah menerapkan sistem ganjil genap di Jalur Puncak. Penerapan ganjil genap ini dilakukan setiap hari mulai dari 24 Desember hingga 2 Januari 2022. Selain ganjil genap para pengedara yang akan melintasi jalur puncak akan dicek sertifikat vaksin oleh petugas gabungan.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata mengatakan, pada libur Natal kali ini arus kendaraan yang menuju ke Jalur Puncak relatif lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu. Bahkan puncak diprediksi sudah terjadi sejak Jumat (24/12) kemarin.

“Untuk pagi ini terpantau arus juga sudah mulai ada peningkatan kembali, namun tidak signifikan,” kata Dicky.

Berdasarkan data yang dimiliki Satlantas Polres Bogor tercatat ada 850 kendaraan yang diperiksa petugas gabungan di titik ganjil genap. Dan 530 kendaraan diputar balik.

Baca Juga  Jalur Puncak Dibuka Khusus Mobil dan Motor

Sementara itu, ketika perayaan tahun baru Polres Bogor telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dimana akan diterapkan pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan roda empat menuju Ciawi dan Sukabumi. Pengalihan tersebut akan berlangsung selama 12 jam mulai tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

“Menjelang pergantian tahun nanti kita akan melakukan pengalihan arus kendaraan di mulai dari Jumat (31/12) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (1/1) pukul 06.00 WIB,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun.

Penjagaan ketat yang dilakukan oleh petugas gabungan membuat masyarakat yang akan menuju kawasan Puncak pun lebih sedikit. Apalagi saat ini petugas pun melakukan penjagaan disejumlah objek wisata.

Baca Juga  Di Jalur Puncak Akan Ada Car Free Night

“Total ada 2.801 personel yang diterjunkan sejak 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang. Mereka juga disebar di 148 gereja, 44 lokasi wisata dan 21 mal yang ada di Kabupaten Bogor,” papar Harun.

Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 kali ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Untuk itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kedisiplin dalam menjaga penularan Covid-19. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *