Jelang Akhir Tahun, PAD Kota Bogor Capai Rp914 M, Pajak Hiburan Paling Jeblok

by -
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor Lia Kania Dewi. (Ryan/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatatkan realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tembus 102 persen dari target perubahan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Lia Kania Dewi. Menurutnya, realisasi PAD per 20 Desember 2021 tembus 102 persen dari target perubahan sebesar Rp914 miliar.

“Yang sudah dilakukan rekonsoliasi sampai 20 Desember 2021. Belum lama ini kami mengadakan rapat koordinasi pajak daerah dihadiri oleh pak wakil wali kota Bogor dan ibu sekda Kota Bogor. Pencapaian PAD sudah 102 persen,” katanya kepada awak media, belum lama ini.

Ia menjelaskan, PAD Kota Bogor diperoleh dari berbagai sektor. Diantaranya penerimaan sektor Pajak Daerah mencapai 107 persen, Retribusi Daerah 105 persen, BUMD sebesar 100 persen dan lain-lain PAD yang sah belum mencapai 100 persen.

Baca Juga  Proyek Double Track Beres, KA Pangrango Bogor-Sukabumi Beroperasi Besok, Segini Tarifnya

“Untuk lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sampai 20 Desember masih diposisi 91 persen. Insya Allah tercapai sampai akhir tahun karena ini berkaitan dengan pendapatan yang dihasilkan di RSUD Kota Bogor,” tandasnya.

Dari sektor Pajak Daerah, kata dia, terdiri dari berbagai sumber. Diantaranya Pajak Hotel mencapai 136,8 persen, Pajak Restoran tembus 111 persen, Pajak Reklame mencapai 102 persen, Pajak Penerangan Jalan 102 persen, Pajak Parkir mencapai 110 persen, Pajak Air Tanah tembus 102 persen, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 105 persen dan BPHTB mencapai 108 persen.

Dari 9 jenis pajak, sambung Lia, untuk Pajak Hiburan baru mencapai 30 persen.

Baca Juga  Ratusan Penyandang Disabilitas Kota Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19

“Pajak hiburan memang anjlok pencapaiannya 30 persen sampai 20 Desember. Kaitan pajak hiburan, ya secara fenomenal memang terlihat belum begitu menggeliat baik, terutama dari sektor karaoke,” jelasnya.

“Kalau sektor bioskop kami lihat di lapangan sudah cukup baik, ada geliat. Dan untuk bulan Desember disetorkan ke Januari mendatang,” imbuhnya.

Pemkot Bogor sendiri mematok PAD sebesar Rp1,1 triliun dalam postur APBD 2022. Target ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp914 miliar. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.