Kalah Saing dengan Villa, Hotel di Puncak Masih Banyak yang Kosong

by -

METROPOLITAN.id – Jelang perayaan malam tahun baru 2022 okupansi hotel di kawasan Puncak sudah melebihi 60 persen bagi hotel-hotel dengan kapasitas bintang empat dan bintang lima. Namun tidak dengan hotel bintang empat kebawah, dimana tingkat keterisiannya masih di bawah 20 persen.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto mengatakan, semenjak liburan Natal kawasan Puncak memang menjadi tujuan destinasi para turis. Sehingga tak sedikit hotel-hotel yang mempunyai fasilitas bintang empat atau lima sudah full terisi hingga malam akhir tahun.

“Untuk fasilitas hotel bintang empat atau lima sepertinya sudah terisi banyak, kalau bintang empat ke bawah dari liburan natal kemarin hanya sedikit yang sudah terisi,” kata Boboy.

Ia menilai rendahnya okupansi hotel bintang empat ke bawah lantaran banyaknya chekpoint untuk masuk wilayah Bogor khususnya jalur puncak. Para wisatawan diharuskan menunjukan surat vaksin, hasil swab antigen atau PCR serta melintasi sistem ganjil-genap.

Baca Juga  Alasan Kamar Hotel Selalu Menggunakan Seprai Berwarna Putih

“Apalagi nanti malam jalur puncak ditutup mulai jam 06.00 sore sampai 06.00 pagi. Paling kita harapkan tamu-tamu yang melintas saat malam hari,” paparnya.

Keberadaan vila-vila pribadi yang dikomersialisasikan diduga menjadi penyebab minimnya tamu yang datang ke hotel-hotel. Sebab, Boboy menilai hanya dengan penyewa satu unit vila para tamu dapat membawa keluarganya besarnya menginap.

“Bahkan untuk liburan seperti ini kadang-kadang mereka sudah booking vila juga, karena dengan satu vila mereka sudah bisa bawa keluarga, itulah kondisi bisnis perhotelan yang ada di puncak tidak flat orang yang ke puncak datang ke hotel,” kata Boboy.

Dengan begitu ia berharap agar Pemkab Bogor dapat bertindak mengatasi vila-vila pribadi yang dikomersialisasikan. Sebab hal tersebut sedikit banyak berpengaruh kepada bisnis perhotel di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Pemerintah Kota Bekasi Apresiasi Kinerja Densus 88

“Itukan ranahnya Pemkab Bogor, harusnya Pemkab Bogor dapat bertindak dengan persialan tersebut,” ungkapnya. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *