Kota Bogor Catatkan Sepekan Zero Kasus Baru Covid-19

by -
Kadinkes Kota Bogor dr Sri Nowo Retno. (Ryan/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kasus Covid-19 di Kota Bogor menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru 2022 rupanya terus melandai. Bahkan, sejak 4 Desember hingga Jumat (10/12/2021) atau genap satu pekan, Kota Bogor mencatatkan nol kasus baru atau zero kasus baru.

Menilik data Satgas Covid-19 Kota Bogor, pada Sabtu (4/12) lalu Kota Bogor mencatatkan zero kasus baru dan terus berlanjut berturut-turut hingga Jumat (10/12).

“Alhamdulillah kasus Covid-19 di Kota Bogor terus melandai. Bahkan sudah satu pekan Kota Bogor nol penambahan kasus harian Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Sri Nowo Retno, Jumat (10/12).

Ia menambahkan, saat ini pasien yang berstatus Covid-19 tinggal 13 orang. Dengan zero kasus baru selama satu pekan, kata Retno, otomatis kasus pasien positif Covid-19 aktif terus berkurang.

Baca Juga  Mereduksi Sampah Organik Dengan Budidaya Maggot

Jika diakumulasi, kasus Covid-19 Kota Bogor hingga Jumat (10/12) sudah menembus angka 37.671 kasus. Dari jumlah itu, 37.131 kasus dinyatakan sembuh atau selesai isolasi dan 527 orang meninggal dunia terpapar Covid-19.

Kendati kasus Covid-19 terus melandai, kata Retno, Satgas Covid-19 Kota Bogor terus melakukan berbagai upaya untuk tetap menekan bertambahnya kasus Covid-19. Terlebih pada momen libur Nataru mendatang.

“Walau kasus Covid-19 terus landai, tapi kami tetap harus waspada. Apalagi di momen Nataru nanti,” tandasnya.

Ia juga memastikan seluruh unsur Forkompinda, TNI, Polri bahu membahu mensosialisasikan protokol kesehata dan mengencarkan vaksinasi.

“Cara pencegahan kasus naik hanya disiplin menerapkan prokes dan vaksinasi. Kami pun mengapresiasi kinerja Polri-TNI dengan mencanangkan vaksin dan sosialisasi di pasar dan lokasi wisata,” imbuh Retno.

Baca Juga  Bima Arya Cek Lokasi Bendung Katulampa: Kalau Sudah Siaga 1 Ini Serius

Ia menjelaskan, dengan turunnya kasus Covid-19 di Kota Bogor diharapkan adanya pemulihan dari sisi ekonomi dan terpenting masyarakat merasa nyaman beraktifitas dengan mematuhi prokes.

“Walaupun kasus Covid-19 menurun, protokol kesehatan tetap harus diterapkan. Karena itu adalah salah satu cara untuk menekan potensi penyebaran Covid-19,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *