Modal Seragam, Anggota Dishub Gadungan Peras Pelaku Usaha

by -

METROPOLITAN.id – Polisi manangkap seorang pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Rupanya, pria berinisial JT itu merupakan anggota Dishub gadungan yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) kepada para pelaku usaha.

Aksi ‘palak’ ini tercium dari adanya laporan warga yang mengaku resah dimintai uang oleh JT dengan cara menyodorkan karcis retribusi yang harus dibayar.

Nominalnya beragam, mulai dari Rp10.000 hingga Rp100.000.

Setelah ditelusuri, JT rupanya bukanlah anggota Dinas Perhubungan (Dishub). Ia hanya memanfaatkan seragam yang dikenakannya untuk melakukan aksi pungutan liar dengan menyodorkan karcis retribusi.

“Dari pengakuannya JT ini bukan anggota Dishub Kabupaten Bogor dan telah melakukan pemerasan terhadap para pelaku usaha dengan menyodorkan karcis retribusi berupa bukti pembayaran jasa usaha. Di dalamnya dicantumkan Perda Kabupaten Bogor No 29 Tahun 2011 tentang Jasa Usaha, dimana para pelaku usaha ini dimintai uang mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu,” ujar Kapolsek Leuwiliang, Kompol Andriyanto, Sabtu (4/12).

Baca Juga  Gebet Atlet Asian Games

Dari situ, polisi langsung menangkap JT. Dari tangannya, polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari uang hingga stempel.

“JT diamankan berikut barang bukti berupa uang sebesar Rp1.503.000, lembar kwitansi bukti pembayaran restribusi jasa usaha, satu buah stempel, dua buah tempat tinta, dan daftar nama para pelaku usaha,” ungkapnya.

Saat ini, kasus tersebut tengah diselidiki lebih lanjut oleh polisi. Polisi juga bakal menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang beraksi dengan modus serupa.

“Kami masih memeriksa JT untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang meminta pungutan kepada para pelaku usaha,” tandasnya.

Sebelum terungkap, aksi pria berseragam Dishub ini mendadak viral usai videonya berseliweran di sejumlah media sosial. Dalam video tersebut, ia mengakui bukan anggota Dishub usai tertangkap tangan meminta retribus kepada pelaku usaha. (fin)

Baca Juga  Lebaran Masih Lama, Pasar Diserbu Pembeli

Leave a Reply

Your email address will not be published.