Pemkot Bogor Segera Garap Desain Pemerintahan Baru di eks Lahan BLBI, Bappeda : Pembangunan Baru 2024

by -
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menunjukan lokasi lahan hibah eks BLBI untuk kantor pemerintahan baru Pemkot Bogor di Katulampa, Kamis (16/12). (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun kantor pemerintahan baru di lahan hibah eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kian mendekati kenyataan.

Sebab, setelah serah terima lahan seluas 6 hektare dari pemerintah pusat tersebut, Pemkot Bogor merencanakan bakal membuat Detail Engineering Design (DED) dan pelaksanaan cut and fill pada tahun 2022.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Rudi Mashudi mengatakan, berkenaan dengan kantor pemerintahan di wilayah Katulampa, pada 2022 mendatang direncanakan akan dilakukan pematokan batas lokasi termasuk land clearing atau pembersihan lahan.

Ia menambahkan, pembangunan sendiri baru dapat dilaksanakan tiga tahun lagi atau tepatnya pada 2024.

Hal ini setelah tahap pembuatan DED yang didalamnya meliputi rencana anggaran biaya untuk pembangunan pada 2023.

“Dari proposal awal, ada beberapa perkantoran yang digabungkan di sana. Terutama kantor-kantor yang sekarang kondisi lokasinya di rumah-rumah. Seperti Dinas Koperasi dan UKM, DP3A, Dinsos, Disnaker, BKPSDM dan Disparbud,” katanya saat ditemui Metropolitan.id di kantornya, Kamis (16/12).

Baca Juga  Kritis, Makan Pakai Selang

Meski pindah kantor, sambung dia, Balai Kota Bogor yang ada di Jalan Ir H Juanda tetap dipertahankan fungsinya.

Namun demikian, Rudi menyebut apabila di area kantor pemerintahan tersebut ada kantor kepala daerah nantinya bersifat operasional harian.

“Ya, balai kota eksisting tetap dipertahankan, kalaupun nanti wali kota ada kantor disana untuk operasional harian. Seperti pak presiden tinggal disini (Istana Bogor, red), rapat terbatas disini, menerima tamu negara disini, kantornya di Istana Merdeka disana,” tukasnya.

Secara umum, kata dia, ada 3 lahan eks BLBI yang diserahkan kepada Pemkot Bogor. Dua lokasi di antaranya berada di wilayah Katulampa, yakni 6 hektare diperuntukkan untuk kantor pemerintahan dan 1 hektare yang sekarang digunakan kantor Kelurahan Katulampa.

Sedangkan yang ketiga, sambung Rudi, berada di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

Baca Juga  Berdasarkan SKB, Tanggal 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

Sebelumnya, Pemkot Bogor baru saja mendapatkan hibah lahan eks Badan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dari pemerintah pusat seluas 10,2 hektare di berbagai lokasi se-Kota Bogor.

Salah satunya di kawasan Kelurahan Katulampa seluas kurang lebih 6 hektare, yang diproyeksikan menjadi lokasi ibukota baru Pemkot Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, setelah secara resmi diserahkan oleh pemerintah pusat, Pemkot Bogor punya beberapa langkah menindaklanjuti lahan tersebut.

Apalagi, kata dia, Pemkot Bogor sudah bersusah payah melobi pemerintah pusat untuk mendapatkan lahan hibah tersebut.

“Alhamdulillah kita dapat. Luasannya juga besar. Itu rekor lah,” katanya sembari menunjukan lokasi yang dimaksud kepada Metropolitan.id, di Katulampa, Kamis (16/12).

Untuk lahan yang diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru, Kota Bogor menargetkan bisa mulai membuat Detail Engineering Design (DED) paling cepat pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2022.

Baca Juga  Produksi Sampah Kota Bogor Berkurang 16 Persen, Kemana Larinya?

“Lahan yang di Bogor Raya City (Katulampa) itu 6 hektare. Tahun depan desain akan kita mulai. Syukur-syukur bisa DED di (anggaran) perubahan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Pemkot Bogor juga akan mengupayakan bisa melakukan progres cut and fill atau perataan pada anggaran murni tahun depan.

“Mudah-mudahan kalau ada uangnya, kita bisa cut and fill tahun depan,” imbuh Dedie.

Ia menjelaskan bahwa akses ke lokasi tersebut pun strategis karena ada beberapa jalan. Salah satunya langsung ke pintu tol Jagorawi di Katulampa. Kedua, melalui Bogor Raya

“Ada dua akses. Yang paling gampang dari jalan tol ini. Sodetan ke lokasi. Informasinya tahun depan juga pengembang akan buat frontage road atau jalan samping tol dari Danau Bogor Raya ke lokasi. Jadi nyambung semua,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.