Persembahan Kota Bogor Untuk Kongres V JKPI

by -

Metropolitan – Banyak kegiatan akan berlangsung sepanjang gelaran Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) V, 2-5 Desember 2021. Seluruhnya merupakan persembahan pemerintah beserta masyarakat Kota Bogor untuk seluruh peserta Kongres V JKPI. 

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan Kota Bogor, Atep Budiman seluruh kegiatan yang akan diselenggarakan sarat akan makna pertukaran budaya serta kolaborasi diantara seluruh peserta dalam pelestarian budaya Nusantara dan warisan budaya di daerah masing-masing. “InshaAllah kami telah siap menyambut kedatangan para peserta Kongres V JKPI dan Wilujeng Sumping, Selamat Datang di Kota Bogor,”  kata Atep

Selanjutnya Atep memaparkan agenda kegiatan selama Kongres V JKPI berlangsung. Berikut adalah rangkaian kegiatan yang telah disusun dan dipersembahkan Pemerintah Kota Bogor selaku tuan rumah untuk seluruh delegasi peserta : 

Welcome Drink

Kedatangan seluruh delegasi peserta Kongres V JKPI disambut Wali Kota Bogor, Bima Arya di Balaikota Bogor. Setelah beramah tamah, seluruh peserta langsung  menuju penginapannya masing-masing

Welcome Dinner

Malam harinya seluruh delegasi peserta dijamu makan malam oleh Wali Kota Bogor, Bima Aya di Bogor Creative Center. Selama perjamuan, seluruh peserta akan sekaligus menyaksikan dan menikmati suguhan berbagai pertunjukan kesenian 

Kongres

Agenda utama kongres V JKPI  adalah memilih dewan presidium pengurus JKPI  masa bakti 2022 – 2004. Kongres direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, serta dihadiri beberapa Menteri, para Gubernur dan para kepala daerah pemerintah kota/kabupaten anggota JKPI.

Ladies Program

Ladies program adalah agenda yang dirancang khusus untuk 22 istri para kepala daerah yang hadir pada Kongres V JKPI. Mereka akan dilibatkan untuk menikmati kegiatan Ecoprint bersama Arae Ecoprint di Kebun Raya Bogor.  Para peserta akan diajak istri Wali Kota Bogor, Yane Ardian untuk membuat pola kain  dari tanaman. Bukan membatik. Setelah itu rombongan akan mengunjungi stand pameran yang berada di gedung Bakorwil dan Bogor Creative Center. 

Arae singkatan dari Anita Rahman Ecocraft. Memiliki makna harapan usaha rae bisa memberi kebahagian dan kasih sayang untuk masyarakat dan dipresentasikan dalam produk ramah lingkungan serta berdampak baik terhadap sosial. Usahanya berkembang sejak memenangkan lomba desain sutra ecoprint terbaik se-Jabodetabek dan berhasil dilelang dengan harga Rp15 juta. Arae menawarkan berbagai varianr poduk mulai lembaran kain, ready to wear dan aksesoris pendukung sepeti tas, clutch dan sejenisnya, dengan harga mulai dari Rp120 ribu hingga Rp5 juta.

Sesi Foto Bersama di Tepas Lawang Salapan Dasakreta

Di sela kongres, menjelang pelaksanaan Shalat Jumat, seluruh peserta kongres V JKPI akan melaksanakan sesi foto bersama di Tepas Lawang Salapan Dasakreta yang dalam bahasa Indonesia berarti Teras Sembilan Pintu Dasakreta. Teras kota ini  hadir mendampingi dan sekaligus memperkuat  eksistensi Tugu Kujang yang telah berdiri sejak 1982.

Leave a Reply

Your email address will not be published.