Perumda Tirta Pakuan Punya Webseries di Youtube, Sampaikan Pesan Moral Penggunaan Air

by -
Dirum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Meningkatkan kualitas pelayanan dengan inovasi digital, Perumda Tirta Pakuan meluncurkan webseries di channel Youtube Perumda Tirta Pakuan sejak 10 Desember lalu.

Sejak itu, Perumda Tirta Pakuan sudah meluncurkan tiga episode webseries, yang diharapkan bisa mengedukasi pelanggan sekaligus menyampaikan pesan moral di setiap episodenya.

Mulai dari cara menghemat air, menyampaikan keluhan atau pengaduan secara cepat melalui aplikasi Simotip dan lain-lain.

“Diharapkan dampaknya bisa berpengaruh terhadap pelanggan, jadi kalau komplain bisa disampaikan langsung ke Perumda Tirta Pakuan. Ada juga pesan menggunakan air seperlunya, jadi ada pesan moral dalam film pendek tersebut. Termasuk dalam webseries itu disampaikan bahwa pelanggan bisa sampaikan komplain kapan saja dimana saja,” kata Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky, belum lama ini.

Baca Juga  Disdik Kumpulkan Ratusan Pengelola PAUD

Bagi pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan, sambung dia, bisa melalui call center maupun aplikasi Simotip. Sehingga bisa memudahkan pelanggan.

Dalam serial di channel Youtube itu, memuat adegan tentang komplain pelanggan, tentang bagaimana pemakaian air, termasuk soal pemakaian air. Diceritakan dalam satu episode, ada warga yang setiap hari mencuci motor namun malah tidak ada air saat hendak mandi.

“Itu salah satu pesan moral yang disampaikan. Lalu, pelanggan bisa datang ke kantor kami langsung, bisa ke call center, bisa Simotip untuk menyampaikan keluhannya ataupun sebagainya. Kami juga punya Sitika, yang akan menjawab berbagai permasalahan, yang didalam webseries disosialisaikan,” tukas Rivelino.

Untuk pemeran dalam webseries Tirta Pakuan, kata dia, merupakan talenta berpengalaman dalam teater. Sebab jika diperankan oleh karyawan Perumda Tirta Pakuan sendiri, akan menelan waktu produksi lebih lama.

Baca Juga  Menko Airlangga : Industri Jasa Keuangan Genjot Pemulihan Ekonomi

“Jadi lebih baik orang luar yang sudah biasa melakukan akting teater, tetapi materinya tetap dari kami. Jika karyawan kami yang langsung dalam produksi pertama, nantinya mungkin tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan,” tandasnya.

“Kalau ini kan memang pemain teater, jadi penyampaiannya bisa pas. Tapi ada beberapa karyawan kami juga masuk (dalam episode), seperti untuk pemeran customer service. Selanjutnya kami juga mempersiapkan webseries dengan lebih banyak karyawan kami sebagai pemainnya,” imbuhnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.