Senat Unida Gelar Rapat Penetapan Bersama

by -

METROPOLITAN – Senat Unida Bogor menyelenggara­kan Rapat Senat Pertimbangan Penetapan Hasil Kegiatan Pengabdian Terbaik yang di­selenggarakan dengan luring di Ruang Senat, Senin (27/12). Kegiatan ini dihadiri Rektor Unida Bogor Dede Kardaya, Ketua Senat Unida Bogor Rita Rahmawati beserta anggota Senat Unida Bogor.

Rapat ini secara khusus mem­bahas dan menetapkan hasil pengabdian terbaik yang sudah dilakukan Unida Bogor 2021. Ini merupakan bantuan pen­danaan program penelitian kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan pengabdian kepada ma­syarakat berbasis hasil pene­litian serta purwarupa Pergu­ruan Tinggi Swasta (PTS) dari Sekretariat Ditjen Pendi­dikan Tinggi, Riset dan Tek­nologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pen­didikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud­ristek) 2021.

Baca Juga  144 Praktisi Dunia Berbagi Ilmu

Rektor Unida Bogor, Dede Kardaya, menyatakan agar penilaian lebih transparan alangkah baiknya indikator dapat ditampilkan dan dije­laskan kepada seluruh ang­gota Senat Unida Bogor se­cara keseluruhan. Hal ini agar anggota Senat Unida Bogor yakin atas penilaian yang telah dilakukan dewan juri. Peni­laian ini pun dipastikan sang­at adil, sehingga yang menda­patkan peringkat itu pasti yang terbaik dan dapat diterima anggota Senat Unida Bogor.

Di sini sudah ada pemenang yang telah dinilai dewan juri. Peringkat pertama yaitu Tim Pengabdian yang dipimpin Rita Rahmawati dengan judul kegiatan ‘Peningkatan Kapa­sistas Kelembagaan Desa Wi­sata di Wilayah TNGHS’.

Peringkat kedua yaitu peng­abdian yang dipimpin Him­matul Miftah yang judul ke­giatannya adalah ‘Implemen­tasi Rantai Pasok Pepaya yang Berpihak pada Petani di Ga­poktan Harapan Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi’. Sedangkan di peringkat ketiga yaitu pengabdian yang dipim­pin Deden Sudrajat dengan judul ‘Pelatihan Pembuatan Pakan Flushing untuk Mening­katkan Bobot Badan Ternak Domba di Desa Sukaresmi’.

Baca Juga  FH Unida Gelar Sertifikasi Mediator

Lalu, dewan juri, Mardiah, menyatakan bahwa cara pe­nilaian juri sudah disepakati jadi semua sama, sehingga penilaian dapat dipastikan adil dan nilainya tak akan berbeda jauh. Di antara kesepakatan juri ada peraturan bahwa jika publikasi minimal itu dua, maka jika mempublikasikan enam pun nilainya akan sama. Kecuali jika publikasinya di media informasi yang ber­beda, seperti media cetak, media online dan lain-lain. Jika itu berbeda-beda, maka akan ada penilaian di kolom nilai lain-lain.

Terakhir, dewan juri, Arti Yoesdiarti, menambahkan, penilaian indikator video ada­lah di dalamnya terdapat kreativitas, isi dan sistematika alur cerita dan ada nilai tam­bah bagi video bernarasi atau suara yang tidak hanya kum­pulan foto atau gambar lalu dijadikan video slideshow serta nilai tambah juga bagi yang di-upload di Youtube channel, tidak hanya disimpan di Google Drive, sehingga pe­san dari pengabdian dapat tersampaikan ke masyarakat luas.

Baca Juga  Mahasiswa Unida Berbagi Kebahagiaan dengan Warga Cihaneuleum

Rapat ditutup dengan pene­tapan dan pengesahan kegia­tan pengabdian terbaik Unida Bogor yang telah dibacakan ketua senat berdasarkan pe­nilaian dewan juri. (jp/feb/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *