Turun ke Jalan, Ribuan Buruh Bekasi Tolak UMK 2022

by -

METROPOLITAN – Ribuan buruh Bekasi, Kabupaten Be­kasi, menolak Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2022 yang telah ditetapkan Guber­nur Jawa Barat Ridwan Kamil akhir November 2021. Me­reka (para buruh, red) kem­bali turun ke jalan menyuara­kan penolakan UMK 2022 dengan membawa bendera Federasi Serikat Pekerja Me­tal Indonesia (FSPMI).

Tampak barisan Garda Metal FSPMI memimpin konvoi sepeda motor buruh melin­tasi pabrik-pabrik di kawasan industri, seperti kawasan MM2100, kawasan EJIP, Del­tamas dan sebagainya. ”Hari ini kami turun ke jalan me­nolak upah minimum 2022,” tegas Sekretaris Konsulat ca­bang FSPMI Bekasi, Amir Mahfudz, kemarin.

Amir mengatakan, aksi buruh ini akan terus berlangsung hingga pemerintah menaikkan UMK Kabupaten Bekasi 2022 sebesar 5,51 persen. ”Titik aksi kami di semua kawasan industri Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Aksi buruh ini, sambung dia, akan berlangsung hingga 10 Desember, dengan target terpenuhinya tuntutan mereka. ”Targetnya, tuntutan kami dipenuhi,” ujarnya.

Baca Juga  Sehari, Anak Korban Prostitusi Dipaksa Layani 4 Orang

Diketahui, Ridwan Kamil me­netapkan UMK Kabupaten Bekasi 2022 sama dengan UMK 2021. Artinya, tidak ada ke­naikan yakni sebesar Rp4,7 juta yang berlaku mulai 1 Januari 2022. (bs/tob/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *