2 Bulan, Penimbun Solar di Bogor Rugikan Negara hingga Rp3 Miliar

by -

METROPOLITAN.id – Seorang pelaku penimbun solar di Gunungputri, Kabupaten Bogor berinisial AS (23) diringkus polisi. Dalam dua bulan, aksi penimbunan BBM bersubsidi itu sudah merugikan negara hingga Rp3 miliar.

Pelaku menggunakan modus dengan cara melakukan pembelian solar di pom-pom bensin yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, Cibubur dan Depok.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku menggunakan lima unit mobil box yang telah di modifikasi.

Masing-masing mobil berisi dua kempu yang dapat menampung solar hingga 2000 liter, serta dilengkapi alat sedot.

“Kemudian hasil pengangkutan solar-solar tersebut dipindahkan ke tangki berkapasitas 8000 liter dan 30 kempu masing-masing berkapasitas 1000 liter yang berada di lokasi penimbunan,” ujar Kapolres Bogor Iman, Kamis (27/1).

Baca Juga  Serap Aspirasi Masyarakat

Setelah terkumpul, pelku menjual solar kepada mobil tangki biru PT MPP berkapasitas 8000 liter. Mobil tersebut nantinya keluar dengan menggunakan surat jalan untuk melakukan penjualan ke pabrik atau industri dengan harga Rp8.300 per liter.

Tersangka diperkirakan dapat melakukan penjualan solar sekitar 20 ribu liter per hari. Dalam sehari, keuntungan yang diraup mencapai Rp46 juta hingga Rp50 juta rupiah.

Dari aksi penimbunan BBM bersubsidi ini, kerugian negara yang diakibatkan selama dua bulan mencapai Rp3 miliar.

Iman Imanuddin mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari penyeledikan tim gabungan Kawal BUMN dan Satreskrim Polres Bogor.

Mereka mencium adanya penyalahgunaan minyak subsidi pemerintah yang berada di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Demi Laksanakan UNBK, Guru-guru Pinjamkan Laptop

“Selanjutnya, pelaku bakal dijerat Pasal 55, dan atau Pasal 53 huruf B,C,D Jo. Pasal 23 UU RI Nomor 22 tahun 2001 dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun dan denda Rp60 miliar,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.