20.000 Kendaraan Diprediksi bakal Tinggalkan Kawasan Puncak

by -
Ilustrasi kemacetan Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. (Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN – Usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus balik lalu lin­tas di simpang Gadog pada Minggu (2/1) terpantau len­gang. Hingga saat ini arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju jalur Puncak terbilang ramai lancar, begitupun arus balik dari Puncak menuju Jakarta. Pantauan Metropo­litan, Satlantas Polres Bogor melakukan rekayasa lalu lintas di jalur wisata Puncak mulai pukul 13:00 WIB.

Kata KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ketut Lasswar­jana, mengatakan, situasi arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Puncak tidak begitu naik. Namun di be­berapa titik jalur wisata Pun­cak, seperti di Pasar Cisarua, sudah terlihat kemacetan arus balik wisatawan.

“Kita prediksi hari ini (wi­satawan) pulangnya berba­rengan, di mana cek out di hotel di Puncak maupun di vila itu jam 13:00 WIB, ma­kanya kita antisipasi. Untuk rekayasa kita melihat situa­si arus menuju Jakarta. Kalau sudah padat akan kita laks­anakan rekayasa lalu lintas,” kata Ketut di Simpang Gadog, Minggu (2/2). Jika arus lalu lintas masih terpantau lan­car, maka rekayasa lalu lin­tas di jalur Puncak akan dilakukan sepenggal.

Baca Juga  Kota Bogor Ganjil-Genap, Puncak Ditutup Tiga Hari

“Atau kalau memang kepa­datan sudah mengurai sam­pai Gunung Mas baru kita laksanakan one way dari arah Puncak menuju Jakarta dan one way dari Pos Gadog sam­pai perbatasan,” sambungnya.

Sementara itu, kendaraan yang akan turun dari arah Puncak sampai Jakarta dip­erkirakan mencapai 20.000 kendaraan. Terpantau sejak masuknya kendaraan dari Jakarta menuju Puncak sejak Jumat, Sabtu dan Minggu.

“Saat ini sudah ada pening­katan, terutama di titik-titik kemacetan, seperti Mega­mendung dan Pasar Cisarua. Nah sudah ada antrean. Pe­tugas yang ada di lapangan akan diprioritaskan untuk kendaraan menuju Jakarta,” pungkasnya. (far/c/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.