Awal 2022 Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Salurkan Bantuan, Membangun Rumah Warga tak Mampu

by -

METROPOLITAN – Perum­da Tirta Pakuan kembali mengadakan program Coor­porate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Bogor pada awal 2022 ini. Yakni dua RTLH di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, dan di Cimanggu, Kecamatan Tanahsareal.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim pun sempat mengun­jungi warga penerima ban­tuan RTLH didampingi Di­rektur Utama (Dirut) Perum­da Tirta Pakuan Rino Indira di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Se­nin (24/1) lalu.

Rino menjelaskan bantuan tersebut merupakan program rutin CSR dari Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tiap tahun­nya untuk masyarakat Kota Bogor.

“Kegiatan ini diberikan ke­pada warga tidak mampu sesuai hasil survei dan koor­dinasi dengan lurah dan camat setempat. Tujuannya agar tetap dapat menikmati rumah yang layak untuk dihuni,” ka­tanya, Selasa (25/1).

Baca Juga  Perumda Tirta Pakuan Bagikan Ratusan Sembako

“Bulan ini ada dua RTLH, yakni di Sindangrasa dan Ci­manggu,” imbuh Rino.

Program ini, lanjutnya, sudah berjalan pada 2021 lalu. Total ada enam RTLH yang direno­vasi dengan nilai renovasi yang berbeda-beda.

“Setiap tahun itu kita aloka­sikan CSR kita untuk rumah tidak layak huni. Kita pakai untuk satu kecamatan satu (bantuan RTLH, red). Untuk tahun ini, kita sudah enam bantuan RTLH yang kita sa­lurkan,” ujar Rino.

Para penerima bantuan RTLH itu, jelas Rino, sudah melewati serangkaian proses seleksi dan survei sebelumnya. Terutama untuk menyurvei kelayakan rumah tersebut. Untuk kemudian, bantuan tersebut diberikan sesuai ang­garan yang diberikan.

“Kadang kita sesuaikan dengan kondisi keluarga. Mis­alnya bapaknya tidak kerja, maka kita buatkan juga tem­pat berjualan. Jadi ada sejenis toko atau kios di teras rumah­nya untuk berjualan,” jelasnya.

Baca Juga  Tetap Patuhi Prokes, Pegawai hingga Tamu Tirta Pakuan Diwajibkan Scan Barcode PeduliLindungi

Hal itu pun mendapat apre­siasi dari Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim. Di tengah keterbatasan anggaran saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak bisa bekerja sen­diri melayani warga.

“Keterbatasan anggaran pemerintah, tidak bisa tertang­gulangi sendiri. Saya sangat berterima kasih atas peran serta dan kontribusi dari Pe­rumda Tirta Pakuan,” tuntas Dedie. (ryn/eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.