Baru 70 Persen, Sekda Bogor Minta PUPR Awasi Dua Megaproyek Molor

by -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah. (Ryan/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Beberapa megaproyek yang dilaksanakan di Kota Bogor pada tahun anggaran 2021 kedapatan molor alias mengalami keterlambatan. Sehingga dilakukan perpanjang di awal 2022, dengan dikenai denda.

Dua megaproyek tersebut yakni Penataan Kawasan Suryakencana yang dibiayai dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp30 miliar.

Satu lagi yaitu lanjutan revitalisasi Masjid Agung yang menelan anggaran Rp31 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.

Keduanya molor dari target waktu pekerjaan yang sedianya harus selesai akhir Desember 2021.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah, untuk progres penataan kawasan Suryakencana diklaim sudah menyentuh 75 persen. Sedangkan, untuk progres revitalisasi Masjid Agung disebut sudah menembus 78 persen.

Baca Juga  Menko Airlangga: Peningkatan Potensi Ekonomi Digital Dorong Pengembangan UMKM

Dengan progres tersebut, ia optimis pelaksana bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu perpanjangan. Sebab, masih ada waktu hingga 5 Februari mendatang.

“Masjid Agung rencananya pemasangan space frame selesai minggu ini, dilanjut pemasangan enamel. (Untuk) penataan Surken (Suryakencana, red) masih dalam pengerjaan. (Kami) meminta konsultan pengawasan melakukan pengecekan kembali,” katanya saat ditemui Metropolitan.id diruangannya, Senin (10/1/2022).

Tak aneh, sekda pun mewanti-wanti konsultan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor untuk mengawali progres dua megaproyek Kota Hujan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengakui ada beberapa kendala dalam pengerjaan dua megaproyek tersebut.

Untuk penataan kawasan Suryakencana misalnya, kata dia, ada beberapa perubahan desain sehingga realisasi dilapangan pun mengalami perubahan.

Baca Juga  Kota Bogor Gelontorkan Rp5 M buat Insentif Guru Ngaji

“Misalnya awalnya Surken itu meliputi Gang Roda 1 sampai 7. Setelah ada perubahan, yang kena cuma Gang Roda 1 dan 2. Memang setelah dihitung ulang, memang volume ada perubahan, ada yang tidak bisa dikerjakan, itu yang kita rubah,” tukas Chusnul.

Diketahui pelaksanaan penataan kawasan Suryakencana berakhir pada 30 Desember 2021. Sedangkan revitalisasi Masjid Agung Kota Bogor sedianya berakhir pada 17 Desember 2021. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.