Bima Arya Kukuhkan Damkar ‘Naik Level’ Jadi Dinas di Kota Bogor

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kepala Dinas Damkar Samson Purba saat mengukuhkan Damkar menjadi dinas, di Mako Damkar Sukasari, Kota Bogor, Selasa (4/1/2022). (Foto:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Adanya perubahan nomenklatur pada Peraturan Daerah (Perda) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor, membuat Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) yang sedianya berada dibawah Satpol PP Kota Bogor, ‘naik level’ menjadi dinas mulai awal tahun 2022.

Ditandai dengan dilantiknya mantan kepala Dinas Koperasi dan UKM, Samson Purba, menjadi kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bogor per 31 Desember 2021. Wali Kota Bogor Bima Arya pun mengukuhkan langsung dinas baru tersebut di Mako Damkar Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Selasa (4/1/2022).

Menurutnya, hari ini jadi hari bersejarah buat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk pertama kali dilantik dan dikukuhkannya kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang baru.

Baca Juga  Jabar Minta Pemkot Bogor Perbaiki Rencana Biaya Hotel Buat Isolasi OTG

Menurutnya, sejalan dengan re-organisasi di Pemkot Bogor, langkah ini sudah dihitung dari berbagai aspek. Salah satunya melihat ada kebutuhan organisasi yang lebih besar agar warga bisa terlayani lebih baik.

“Karena dinas Damkar ini ditambah juga Penyelamatan, tidak ada pilihan kecuali terus menambah orang kuat, terutama skill dan memperkuat kapasitas penyelamatan. Jadi semua harus selalu siap dalam kondisi darurat maupun dalam kebutuhan apapun,” katanya, Selasa (4/1/2022).

Ia menambahkan, frekuensi kasus kebakaran di Kota Bogor yang tinggi dan kebutuhan lain-lain dari warga, membuat pasukan ini harus terus siaga 24 jam untuk melakukan penyelamatan.

Disamping dibutuhkan skill dan kapasitas kemampuan, menurutnya yang paling penting adalah perihal kemanusiaan. Sebab hanya orang-orang yang memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi yang ada di Damkar.

Baca Juga  Dukung Larangan Mudik, Kota Bogor Tunggu Juklak Juknis dari Pemerintah Pusat

Ia berpendapat, jika tidak punya nurani kemanusiaan yang tinggi, tidak akan cocok di Damkar.

Tantangan dan ujiannya berat dan mungkin imbalan yang didapatkan hitung-hitungannya tidak sesuai.

“Tetapi ya inilah tugas kemanusiaan itu, mulia dan setiap langkah atau keringat kita Insya Allah akan dihitung sebagai pahala oleh Allah SWT. Saya titip kepada Pak Samson dan jajaran, perkuat terus semangat kemanusiaan itu. Semangat menolong karena tidak semua bisa dihitung dalam hitung-hitungan matematika,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Damkar Kota Bogor Samson Purba mengakui baru pertama kali terjun di dunia Damkar.

“Seperti dikatakan pak wali di Damkar itu lebih banyak tugas kemanusiaan, jadi kita lebih bekerja sebagaimana kita bisa menyelamatkan Kota Bogor dari kejadian-kejadian dan lebih banyak tugas pengabdian keada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Begini Penampakan Bendungan Engehalde Swiss Tempat Ditemukan Jasad Eril, Jaraknya 5,1 Kilometer dari Lokasi Titik Awal Berenang

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk unit-unit reaksi cepat untuk merespons semua aduan masyarakat dalam kejadian-kejadian yang mendadak.

“Nanti kita akan siapkan call center khusus untuk merespons aduan masyarakat,” pungkasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.