Bos LPEI Diminta Fokus Garap Usaha Menengah

by -

METROPOLITAN – Men­teri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berpesan kepada Ketua Dewan Direktur me­rangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yaitu, Rijani Tirtoso, agar terus memper­baiki kinerja LPEI baik dari sisi keuangan maupun dalam fungsi dan tugas guna mendo­rong ekspor di Indonesia. Rijani diketahui menggantikan Daniel James Rompas.

Sri Mulyani berharap LPEI berfokus kepada para pelaku bisnis kecil menengah dan berperan memberikan solusi bagi pembangunan. Sebab jika bekerja sendiri-sendiri atau terkotak-kotak hasilnya pasti lebih buruk dan terbatas.

“Kalau bisa bersinergi, mam­pu menjawab bersama, pasti hasilnya jauh lebih powerful dan lebih besar. Itu privilege yang Anda miliki dan itu yang disebut misi pembangunan. LPEI agar bekerja jauh lebih kreatif, tidak sekadar meny­alurkan kredit,” kata Sri Muly­ani dalam keterangannya.

Baca Juga  RI Ekspor Pesawat CN235-220 ke Nepal

Sri Mulyani memaparkan, beberapa fungsi seperti pem­beri kredit atau credit enhan­cer, sebagai pemberi fasilitas, pemberi akses. Fungsi lain yakni aggregator yaitu fungsi-fungsi yang membutuhkan semua elemen termasuk di­reksi. Ia juga berharap pim­pinan dan manajemen mam­pu berpikir kreatif dan inova­tif.

“Karena kita dihadapkan pada sebuah lingkungan du­nia yang bergerak sangat cepat, ekspor merupakan salah satu engine growth yang sangat penting,” tuturnya.

Selain itu, Sri Mulyani juga berpesan kepada seluruh ja­jaran LPEI, bahwa sebagai sebuah institusi yang dibentuk dengan undang-undang khu­sus, sifatnya sui generis. Atas dasar itu, LPEI dirancang un­tuk mampu menghadirkan solusi yang tidak bisa diberi­kan institusi biasa.

Sehingga, lanjut Sri Mulyani, dalam menjawab permasala­han ekspor yang tidak biasa, terkait hal-hal struktural, fun­damental dan kompleks, maka LPEI memang memi­liki misi yang sangat berat.

Baca Juga  RI Ekspor Pesawat CN235-220 ke Nepal

“Untuk bisa mencapai mi­si yang diharapkan, harus didukung organisasi yang dibangun kuat oleh seluruh leadership, manajemen, dan jajarannya. Itu adalah kewa­jiban dari internal LPEI,” ucapnya. Sri Mulyani men­ekankan, dalam hal ini mak­na kepemimpinan atau lead­ership adalah sumber daya manusianya, sikapnya, kom­petensinya, profesionalisme­nya, inovasinya, kreativitas­nya, dan integritasnya. “Itu adalah tanggung jawab in­ternal LPEI yang harus di­bangun tidak hanya oleh direktur eksekutifnya tapi seluruh jajaran manajemen dan karyawannya,” pungkas­nya. (jp/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *