BUMD se-Kota Bogor Setor Keuntungan Rp32,4 M buat Pemkot, Paling Banyak Setoran Tirta Pakuan

by -
ILUSTRASI Balai Kota Bogor. (Foto:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Tiap tahun, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dibawah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyetorkan laba dari operasional perusahaan dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor.

Mulai dari Perumda Tirta Pakuan, Perumda Pasar Pakuan Jaya, Bank Kota Bogor, Bank Jabar Banten dan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT).

Pada tahun 2021, BUMD yang ada di Kota Bogor menyetorkan laba sekitar Rp32,4 miliar kepada Pemkot Bogor untuk berkontribusi terhadap pendapatan.

Ternyata dari beberapa BUMD yang ada di Kota Bogor, setoran laba terbesar diberikan Perumda Tirta Pakuan.

Disusul Bank Kota Bogor, BJB dan Perumda Pasar Pakuan Jaya. Sedangkan PDJT belum menyetorkan laba alias Rp0.

Baca Juga  PAN Pede Masuk Reshuffle Kabinet Menteri Jokowi Besok, Bima Arya : Kami Sudah Siapkan Kader

“BUMD dengan penyetoran laba terbesar dari Perumda Tirta Pakuan, disusul Bank Kota Bogor, BJB, dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Sementara Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) belum menyetorkan laba,” kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Lia Kania Dewi, belum lama ini.

Ia menambahkan, sepanjang tahun 2021, total setoran dari BUMD yang disetorkan tahun 2021 untuk kontribusi pendapatan daerah berjumlah sekitar Rp32,4 miliar.

“Total dari BUMD sekitar Rp32,4 miliar yang disetorkan tahun 2021. Artinya ini laba yang dihasilkan pada tahun 2020 yang diaudit lembaga independen dan disetorkan ke kas daerah sebanyak 55 persen dari laba mereka,” tandas Lia.

Baca Juga  Pohon Beringin di Jalan Ir H DJuanda Bogor Tumbang, Dua Korban Luka-Luka

Data dari Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, realisasi setoran laba BUMD ke Pemkot Bogor hingga awal Desember lalu, Perumda Tirta Pakuan mencatatkan setoran laba sekitar Rp22,6 miliar.

Jumlah itu menjadi BUMD yang setoran labanya paling tinggi diantara yang lain.

“Kemudian BJB itu setoran labanya Rp4,47 miliar. Lalu, Bank Kota Bogor jumlahnya Rp4 miliar dan Perumda Pasar Pakuan Jaya setoran labanya Rp307,8 juta,” tukas Sekretaris BKAD Kota Bogor Evandhy Dahni.

Sedangkan untuk PDJT, kata dia, belum menyetorkan setoran laba untuk Pemkot Bogor sejak 2018 hingga tahun 2021.

“PDJT masih Rp0. Presentase kontribusi realisasi terhadap PAD itu 0 persen,” ujarnya.

Pemkot Bogor sendiri mematok PAD sebesar Rp1,1 triliun dalam postur APBD 2022. Target ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp914 miliar. (ryn)

Baca Juga  Bima Arya Putuskan PNS Kota Bogor 100 Persen WFH Selama Sepekan

Leave a Reply

Your email address will not be published.