Catat Nih.. Setelah Libur Semester, Kota Bogor Masih Terapkan PTM 50 Persen

by -
ILUSTRASI : Situasi PTM di salah satu sekolah di Kota Bogor. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Instruksi penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen oleh pemerintah pusat justru berbarengan dengan keluarnya keputusan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kota Bogor.

Alhasil, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memutuskan untuk menunda pelaksanaan PTM 100 persen jelang selesainya libur tengah semester ini.

Disdik Kota Bogor pun mengikuti instruksi Disdik Provinsi Jawa Barat untuk menunda PTM 100 persen karena status PPKM level 2 di Kota Bogor.

“Rencana PTM 100 persen sudah keluar dari SKB 4 menteri, yakni Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri,” kata Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi, Jumat (7/1).

Baca Juga  Nggak Terdampak Pandemi, Tender Proyek Sekolah Satu Atap Hampir Rampung

Namun, sambung dia, mengingat saat ini status Kota Bogor berada di level 2 serta sesuai instruksi Disdik Provinsi Jawa Barat, maka wilayah Bodetabek, yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, PTM 100 persen ditunda sampai akhir Januari 2022.

Setelah selesai liburan semester ini, kata Hanafi, Kota Bogor akan melaksanakan PTM seperti sebelumnya. Yakni PTM terbatas 50 persen.

“PTM di Kota Bogor masih seperti sebelumnya, 50 persen. Atau pergantian sesuai kebijakan sekolah. Pembagian rapor pada Senin nanti pun akan dibagi jadwalnya, tidak serentak. Jadi prokes (protokol kesehatan, red) tetap terjaga,” tandasnya.

Sebelumnya, Kota Bogor ditetapkan masuk dalam kota/kabupaten yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Baca Juga  Cara Membuat Corndog Sosis yang Mudah dan Enak, Bikin Ngiler!

Hal itu menjadi dilematis lantaran disisi lain pemerintah pusat juga menginstruksikan daerah untuk bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

“Ya ini agak dilematis. Kemarin kita sempat dapat juga arahan untuk melaksanakan PTM 100 persen, tapi dengan pembelaksuan PPKM Level 2 di Kota Bogor, tentu harus ada modifikasi. Makanya kami lebih cenderung pelaksanaan vaksinasi anak dipercepat dan dituntaskan,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Rabu (5/1/2022).

Ia pun memastikan Kota Bogor belum akan menerapkan PTM 100 persen meskipun ada kebijakan tersebut, mengingat status PPKM level 2.

Pemkot Bogor masih akan berunding untuk meramu kebijakan yang pas menindaklanjuti kebijakan dilematis tersebut.

Baca Juga  Innalillahi, Beres Dilantik, Dede Iskandar Meninggal

“Sejauh ini belum dilaksanakan 100 pesen. Tapi karena instruksinya juga dilakukan 100 persen, dengan kondisi PPKM Level 2, jadi (jika) kemarin kan seminggu sekali, sekarang tiga kali (dalam seminggu),” jelas Dedie.

“Nah ini kita masih lagi berunding dulu, apakah tetap kita upayakan tiga kali seminggu atau memang kita tetap batasi 1-2 kali saja dalam satu minggu, jadi belum full,” imbuhnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *