Cerita Ibunda Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata, Sejak Kecil Pintar Bagi Waktu Antara Sepakbola dan Mengaji

by -
Nadeo Argawinata. Foto: PSSI

METROPOLITAN.id – Tampil baik saat membawa Timnas Indonesia menjadi finalis Piala AFF 2020 beberapa waktu lalu, nama kiper timnas Nadeo Argawinata langsung mencuri perhatian seantero negeri.

Paling diingat, tentu saat Nadeo sempat menyelamatkan Indonesia saat menghadapi Singapura pada laga Leg kedua semifinal Piala AFF 2020.

Ia bisa menepis penalti Faris Ramli di menit akhir laga saat kedudukan imbang 2-2. Di perpanjangan waktu, Tim Garuda kemudian bisa memastikan kemenangan 4-2 untuk melaju ke final.

Lalu Seperti apa masa kecil Nadeo hingga bisa seperti saat ini?

Nama kiper 24 tahun langsung dielu-elukan para pecinta sepakbola Indonesia. Untuk menjadi seperti saat ini butuh perjuang keras dari Nadeo.

Baca Juga  Gilaa! Nicki Minaj Bikin Panas Dingin di Hari Paskah dengan Foto Topless

Ibunda Nadeo Argawinata Ninuk Indahsari menceritakan perjuangan dan kecintaan putranya terhadap sepak bola.

Sebelum menjadi kiper seperti saat ini, Nadeo belajar sepakbola di SSB Macan Putih.

Bahkan Nadeo kecil sangat disiplin dan memiliki kemauan kuat dalam hal berlatih sepak bola.

Seringkali saat berlatih di SSB, Nadeo sering murung dan bete ketika telat datang. Oleh karena itu ia selalu datang 30 menit atau 1 Jam sebelum latihan dimulai

“Sejak kecil anak saya selalu memiliki disiplin dan kemauan kuat dalam berlatih sepak bola, apalagi jika datang terlambat. Makanya dia selalu datang lebih awal dan berlatih. Itu dimulai sejak ia berusia 9 atau 12 Tahun,” kata Ninuk seperti dikutip dari sportdetik.com.

Baca Juga  Hadiri Pelakat HIMABO, Gus Udin Paparkan Tiga Tahun Pancakarsa

Kariernya mulai melejit saat dia dipanggil Timnas U-19 di tahun 2015. Selanjutnya di tahun 2019 bergabung dengan tim Borneo FC dan kariernya terus menanjak ketika Bali United meminangnya.

Bagi Ninuk, Nadeo selalu bahagia saat bermain sepakbola. Tak cuma bermain bola, Nadeo punya jadwal teratur salah satunya mengaji.

Nadeo sejak kecil tahu kapan harus membagi waktu antara bermain, belajar, sepakbola. dan istirahat.

“Dia memiliki semangat dan kecintaan yang luar biasa terhadap sepak bola sangat besar, mungkin itu yang membuat ia bisa dipanggil oleh AFF, selain karena kemampuannya bermain sepak bola, dia bisa menjadi pria dan pemain yang tegas tanggung jawab dan disiplin,” imbuh Ninuk.

Baca Juga  Resmi Dilantik, BKPRMI Kota Bogor Siap Wujudkan Zero Buta Tulis Al-Quran

“Saya berharap tetap semangat, bawa nama baik Indonesia meraih kemenangan, jaga kesehatan dan bersatu, selalu membanggakan orang tua dan rakyat Indonesia. Terakhir, anakku jaga diri jangan sombong, tetap rendah hati, karena kesombongan akan menjatuhkan diri sendiri,” pungkas Ninuk. (detikSport.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.