Chelsea Ngapa Sih..!

by -

METROPOLITAN – Chelsea mengawali musim sebagai kandidat juara dan sempat melaju apik. Namun, kini me­reka justru terancam posisinya di empat besar. Chelsea kem­bali gagal menang di lanjutan Liga Inggris. The Blues ditahan imbang Brighton & Hove Al­bion 1-1 dalam pertandingan di Amex Stadium, Rabu (19/1/2022) dini hari WIB.

Itu adalah keempat kalinya beruntun Chelsea gagal me­nangi di Liga Inggris (3 imbang, 1 kalah). Namun jika ditilik dalam rentang waktu yang lebih panjang, laju buruk skuad besutan Thomas Tuc­hel itu sudah dimulai sejak November.

Mereka hanya meraih empat kemenangan dalam 13 pertan­dingan, yang dimulai sejak hasil imbang 1-1 kontra Burn­ley. Dalam periode itu, Ro­melu Lukaku dkk tujuh kali berimbang dan dua kali kalah.

Baca Juga  Hazard terlalu Bagus untuk Chelsea

Seretnya kemenangan itu pula yang membuat Chelsea terdepak dari pucuk klasemen, yang masih sempat dikuasai hingga pekan ke-14 sampai digeser Manchester City. Kini mereka tertahan di uru­tan ketiga dan berisiko ter­lempar dari empat besar.

Chelsea saat ini punya 44 poin dari 23 pertandingan. Mereka satu poin di belakang Liverpool yang baru bermain 21 kali dan unggul tujuh poin dari West Ham United dengan 22 laga.

Jarak dengan West Ham me­mang tampak cukup aman untuk saat ini, tapi di belakang­nya masih ada tim-tim yang berpeluang besar merapat. Arsenal di posisi lima misalnya.

The Gunners punya 35 poin dengan selisih sembilan poin dari Chelsea, sementara ma­sih menyimpan tiga laga un­tuk dimainkan. Berikutnya ada pula Tottenham Hotspur di posisi enam dengan jarak sebelas poin dari Chelsea.

Baca Juga  Courtois Ditebus Rp2,68 Triliun

Spurs baru bermain 18 kali alias lima laga lebih sedikit dari Chelsea, yang memberi­kan mereka kesempatan be­sar untuk menyalip. Patut diingat pula bahwa Spurs belum terkalahkan di delapan partai Liga Inggris sejak di­tangani Antonio Conte.

Tekanan niscaya ada di Chel­sea mengingat hasil-hasil belakangan ini. Apalagi tren­nya memburuk dengan empat laga beruntun tanpa keme­nangan.

Opta mencatat, ini laju ter­buruk Thomas Tuchel sejak Oktober 2016, ketika masih menangani Borussia Dort­mund. (dtk/suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.