Dedie A Rachim: Kasus Covid di Kota Bogor Naik 1.000 Persen

by -

METROPOLITAN.id – Kasus Covid-19 di Kota Bogor kembali mengalami peningkatan. Tercatat, pada Sabtu (29/1), ada penambahan 77 kasus positif baru di Kota Bogor.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, kasus harian Covid-19 di Kota Bogor terus mengalami peningkatan. Jika sebelumnya kasus harian Covid-19 Kota Bogor berkisar di angka nol kasus hingga lima kasus per hari, kini kasus harian Covid-19 Kota Bogor berada di angka puluhan kasus per hari.

 

“Sabtu (29/1) kemarin, kasus harian Covid-19 Kota Bogor berjumlah 84 kasus. 77 kasus pasien positif baru. Ini menjadi salah satu penambahan tertinggi sejak beberapa pekan terakhir,” katanya, pada Minggu (30/1).

Baca Juga  Menko Airlangga : Pengelolaan Sumber Daya Air Jadi Strategi Entaskan Kemiskinan Ekstrem

 

Dengan penambahan kasus tersebut, sambung Retno, jumlah kasus Covid-19 di Kota Bogor mencapai 38.068 kasus. Dengan rincian, 37.187 sembuh, 530 meningga dunia dan 351 dalam perawatan.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyebut, peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor, melonjak 1.000 persen dalam sepekan. Meski belum ada hasil valid, dia menduga penularan tersebut didominasi Covid-19 varian Omicron.

 

“Jadi dari kasus harian yang sebelumnya landai, kemarin dalam satu minggu itu kenaikan dari 9 kasus menjadi 99 kasus, artinya kalau dipresentasekan 1.000 persen,” kata Dedie A Rachim dalam diskusi virtual dengan tema Menahan Gelombang Omicron, Sabtu (29/1).

 

Baca Juga  Percaya Diri

“Kita sedang menunggu whole genome sequencing-nya, tapi kalau dari gejala seperti yang tadi disampaikan ya kelihatannya sudah Omicron ini,” sambungnya.

 

Dedie A Rachim meyakini bahwa peningkatan kasus tersebut dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang tinggi.

 

Kemudian, terkait kedatangan para pelaku perjalanan dari luar negeri dan penggunaan transportasi umum. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.