Desa Ciherang Tiga Kali Pertahankan Gelar Juara Bulutangkis Pordes Cup

by -

METROPOLITAN.id – Melalui pertarungan sengit, tim bulutangkis Desa Ciherang menorehkan rekor tiga kali berturut-turut menggenggam juara Pordes Kecamatan Dramaga. Berlangsung di Lapangan TOP, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, pada Sabtu (22/1/22), Neglasari langsung membuka kemenangan pertama di laga lembukaan. Melalui pasangan Sukma/Angga mematahkan Yugo/Bowo 30/24, kemenangan ini sekaligus membuka harapan Desa Neglasari mematahkan rekor, Desa Ciherang.

Hingga di partai ketiga, pasangan Ilham/Iyus kembali membuka peluang Tim Desa Neglasari untuk mampu membungkam Desa Ciherang. Setelah menang mudah atas Mahpud/Uto.

Di partai ke empat, lagi-lagi Desa Ciherang mampu menyamakan kedudukan menjadi sama kuat 2-2. Setelah pasangan Deni/Rusdi mengalahkan Begenk/Ojat 30/25.

Kekalahan pasangan Begenk/Ojat sekaligus memupus harapan Desa Neglasari untuk menumbangkan Desa Ciherang. Sebab, partai kelima Aat/Wira dengan mudah mengalahkan pasangan Asep/Endang Gebret 30/9.

Baca Juga  Dewi Perssik Terima Job Malam Tahun Baru Karena Di Bayar Mahal

Kemenangan Aat/wira mengantarkan Tim Desa Ciherang juara Pordes Cup dan Tim Desa Neglasari hanya bisa meraih juara kedua di turnamen Bulutangkis Pordes Cup Ketiga yang dikuti sepuluh desa se Kecamatan Dramaga.

Untuk, juara Ketiga Pordes Cup diraih Tim Bulutangkis Desa Dramaga. Manager Tim Ciherang, Ahmad Haeruloh mengatakan ucapan terima kasih kepada semua pemain yang telah memberikan yang terbaik, sehingga Desa Ciherang bisa tiga kali berturut-turut juara Pordes.

“Sukses ini menjadi milik semua pemain yang turut andil bermain maksimal menjalankan strategi,” ujarnya.

Sementara para pemain Neglasari yang lagi-lagi gagal meraih juara cukup sportif menyikapi kekalahan dalam partai final.

“Selamat kepada Desa Ciherang yang memang layak memenangkan laga final,” ungkap Ilham Benjo.

Baca Juga  Begini Kronologi Ambruknya Beton Coran Tol BORR

Di tempat yang sama, Camat Dramaga, Teni Rahmadhani mengungkapkan, partai final antara Desa Ciherang dan Neglasari, memang final ideal dan enak ditonton. Para pemain kedua tim sama-sama memiliki pemain yang memiliki skill tinggi.

“Keren dan potensi ini menjadi harapan untuk bisa melahirkan talenta muda berprestasi lebih tinggi,” bebernya seusai menyerahkan hadiah kepada Desa Ciherang.

Agenda seperti ini harus terus dilaksanakan, terlebih ini merupakan turnamen yang ketiga. Sehingga, secara pembinaan menandakan bulutangkis di Kecamatan Dramaga berlangsung secara berkelanjutan.

“Selamat kepada semua peserta dari 10 desa. Semoga tahun depan lahir juara baru agar merangsang nilai-nilai kompetisi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan profesional,” tukasnya. (ads/c/els)

Baca Juga  Camat Baru Diminta Fokus Jalankan Program

Leave a Reply

Your email address will not be published.