Dirut Tirta Pakuan Sapa Warga Terdampak Erupsi Semeru, Sembari Tinjau Pembangunan Majelis Taklim

by -
IST

METROPOLITAN.id – Menyusul Tim Peduli Semeru Kota Bogor, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mendatangi para warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Didampingi stafnya, Rino yang juga Ketua Umum Polmas Bogor Raya itu langsung bercengkrama dengan warga dan juga anak-anak di desa yang berada dekat dengan area Gunung Semeru.

Selain bertemu warga terdampak, kunjungan dirut Perumda Tirta Pakuan itu juga untuk meninjau dan meresmikan pembangunan Majelis Taklim dan Musala Nurul Aulia Allah, yang dibangun Tim Peduli Semeru Kota Bogor, yang terdiri dari relawan PEKA PWI Kota Bogor, Polmas Bogor Raya dan BPBD Kota Bogor.

Baca Juga  Enam Jam Ganjil Genap di Kota Bogor, 4.603 Kendaraan Diputarbalik

“Kami bangun majelis taklim untuk membantu warga disni. Mudah-mudahan dengan niat yang tulus jadi manfaat untuk warga disini,” katanya.

Ia juga berharap bencana alam yang terjadi bisa segera berakhir, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti semula.

“Diharapkan bisa segera mengembangkan kembali perekonomian dan sosial masyarakat terdampak,” tandasnya.

Salah satu tokoh agama di Dusun Banjarrejo, Ustaz Anang Arifin berterima kasih atas bantuan pembangunan majelis taklim dari warga Bogor.

Menurutnya, bantuan sangat bermanfaat bagi warga karena selama ini kegiatan mengaji dilakukan di musala yang sempit.

Tak hanya untuk kegiatan mengaji, keberadaan majelis taklim dan musala yang berdekatan dengan Hunian Sementara (Huntara) itu bisa dijadikan untuk ibadah salat Jumat. Bangunan berukuran 4×5 meter ini didirikan disamping musola Nurul Aulia Allah oleh tim relawan Peduli Semeru Kota Bogor.

Baca Juga  Ditjen PSLB3 KHLK Gandeng Komunitas Difabel Bogor Ubah Paradigma Sampah Limbah Menjadi Sampah Berkah

“Selama ini warga kami salat Jumat di dusun lain, jaraknya cukup jauh. Mudah-mudahan ke depan kami bisa melaksanakan salat Jumat sendiri di kampung sendiri,” pungkasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.