Dongkrak Pendapatan di Tengah Pandemi, Esteh Indonesia Viral Lewat Strategi Marketing Content

by -
IST

METROPOLITAN.id – Pandemi Covid-19 membuat banyak pelaku usaha putar otak demi mempertahankan usahanya. Salah satunya Esteh Indonesia yang mendongkrak penjualan dengan ide marketing crazy content dan kekinian melalui media sosial (medsos).

Hal itu diungkapkan pengusaha muda Bogor yang CEO Esteh Indonesia Haidhar Wurjanto. Melalui video dengan tema campain ‘Semua akan ESTEH pada Waktunya, tengah viral dengan 11,9 juta penonton, 1,1 juta like dan 37 ribu dibagikan tautan di TikTok, sekaligus ditiru banyak masyarakat.

Menurutnya, ide marketing ini selaras dengan visi Esteh Indonesia meningkatkan harkat dan martabat teh Indonesia serta untuk mendukung misi Esteh Indonesia berguna bagi nusa, bangsa dan agama.

Baca Juga  THR PNS Dan Anggota Dewan Cair, Honorer Gigit Jari

“Pengambilan video dilakukan di gerai ke 300 Esteh Indonesia, juga main office Esteh Indonesia di Jalam Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. Setelah ditayangkan di medsos terutama TikTok ternyata respon masyarakat terhadap video parodi sangat luar biasa, bahkan banyak yang meniru,” katanya, Kamis (27/1).

Hal ini menjadi gebrakan PT Esteh Indonesia Makmur sebagai perusahaan Food & Beverage yang memiliki produk utama teh, dengan konsep grab & go dan dine-in.

“Sekaligus pelopor minuman teh di Indonesia dengan kualitas terbaik dan tentunya harga terjangkau,” ujarnya.

Pada 2022, kata dia, Esteh Indonesia menargetkan 1.000 calon pengusaha baru. Selain itu, meciptakan lapangan pekerjaan sebesar-besarnya untuk membantu pemerintah menyerap lapangan pekekrjaan dari hulu hingga hilir dan dari Sabang sampai Merauke.

Baca Juga  Terima Lahan Fasum dari PT SEG, Pemkot Bogor Bakal Bangun Rumah Tahfidz Quran

Hal ini, sambung Haidhar, dilakukan untuk menumbuhkan kembali optimisme para pencipta lapangan pekerjaan dan para pencari pekerjaan saat pandemi Covid-19.

“Sebagai kedai teh terbesar di Indonesia, kami lihat peluangnya. Banyak yang bermain kopi, sedangkan teh itu komoditi nomer dua dikonsumsi setelah air putih. Itu yang sering dilupakan. Kami menangkap peluang itu jadi sebuah bisnis. Dalam 3 tahun bisa buka 300-400 gerai di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Untuk gerai Esteh Indonesia di Jalan Pandu Raya, kata dia, bisa menampung sekitar 150-200 konsumen dengan berbagai fasilitas lengkap. Mulai dari ruang outdor dan indoor, yang dilengkapi free WiFi.

Kedepan pihaknya memiliki target untuk membuka cabang lainya.

Baca Juga  Penumpang Angkot Bogor Dipaksa Turun dan Diminta Bayar Rp50 Ribu

“Kami menuju 1.000 gerai sampai 2023, kami membawa brand Esteh Indonesia ini untuk membuka di luar negeri agar bisa bawa nama harum Indonesia,” tuntas Haidhar. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.