Dua Kali Terapkan Ganjil Genap di Akhir Pekan, Polisi Klaim Kendaraan Masuk Kota Bogor Berkurang

by -
Situasi di salah satu check point Ganjil Genap di Kota Bogor. (IST)

METROPOLITAN.id – Kota Bogor kembali menerapkan kebijakan Ganjil Genap untuk membatasi pergerakan warga sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron, pada akhir pekan ini.

Setelah pada akhir pekan sebelumnya, Kota Bogor mulai menerapkan Ganjil Genap. Polresta Bogor Kota mencatat, pada Sabtu (22/1/2022) ini ada 5.800 kendaraan yang masuk ke Kota Bogor.

Sedangkan Sabtu akhir pekan lalu, Polresta Bogor Kota mencatat ada sekitar 7.300 kendaraan yang masuk ke Kota Bogor. Artinya, ada penurunan jumlah kendaraan yang masuk Kota Bogor sebanyak 2.500-an kendaraan dibandingkan pekan lalu.

“Minggu lalu di hari Sabtu kemarin, kita ada sekitar 7.300 lebih (kendaraan masuk ke Kota Bogor). Nah sekarang jumlahnya 5.800 kendaraan,” katanya kepada awak media, Sabtu (22/2/2022).

Baca Juga  Sempat Setengah Beku, Ridwan Kamil Beri Penjelasan Ilmiah Jasad Eril Masih Utuh Meski Tenggelam Dua Pekan di Sungai Aare

Hal ini, sambung dia, salah satu pertanda bahwa sosialisasi yang dilakukan soal pembatasan kendaraan yang masuk ke Kota Bogor sudah berjalan baik.

Mengingat kebijakan Ganjil Genap ini sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kota Bogor.

“Artinya sosialisasi kita di medsos sudah baik, terhadap pembatasan kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bogor sesuai dengan instruksi Mendagri tentang PPKM Level 2, Kota Bogor membatasi masuknya kendaraan dengan konsep ganjil-genap,” tukasnya.

Ia menambahkan, kebijakan Ganjil Genap dicetuskan oleh Kapolresta Bogor Kota dengan harapan ada gerakan disiplin dari masyarakat untuk menahan diri tidak keluar rumah dalam satu hari.

Baca Juga  Razia Libur Panjang, Belasan Remaja Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Satpol PP

“Masyarakat juga sudah paham bahwa Bogor Kota pada weekend sekarang, yang masuk ke wilayah wisata, Sabtu dan Minggu diadakan Ganjil Genap,” ucapnya.

Selain Ganjil Genap, pihaknya juga melakukan check point pembatasan kendaraan di Jalan Pajajaran serta jalan seputaran Kebun Raya Bogor atau SSA (Sistem Satu Arah).

“Harapannya masyarakat untuk tetap jaga protokol kesehatan, kurangi mobilitas, sehingga penyebaran Covid varian Omicron di Kota Bogor dapet ditekan,” pungkas Galih. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.