Gelar Reses, SB Sambangi Pemulung Berusia 85 Tahun

by -

METROPOLITAN.id – Anggota DPRD Kota Bogor Safrudin Bima melakukan reses perorangan bertemu warga di Jalan Dadali RT 3/5, Kelurahan Tanahsareal, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, Rabu (19/1).

“Hari ini saya melaksanakan agenda reses hanya di dua tempat, dilanjutkan besok dan lusa di beberapa tempat lagi,” katanya kepada Metropolitan.id, Rabu (19/1).

Menurut pria yang duduk sebagai ketua Komisi I DPRD Kota Bogor itu menambahkan, reses di Jalan Dadali yang dihadiri lebih dari 100 orang itu didominasi oleh ibu-ibu terlihat penuh antusias dan berjalan interaktif.

Diselingi canda tawa dalam menyampaikan aspirasinya dalam acara yang juga dihadiri lurah Tanahsareal.

Sedangkan di tempat kedua, yakni di RT 2/3 Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsareal, acara digelar secara lesehan dan dihadiri banyak warga. Turut hadir camat Tanahsareal dan lurah Sukaresmi.

Baca Juga  Giliran Atlet Wushu Kota Bogor Sabet Emas PON XX Papua

Pada kesempatan resesnya, pria yang akrab disapa SB itu juga memberikan bantuan berupa wireless buat ibu-ibu RW 3 Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsareal.

Yang menarik di agenda reses kali ini, SB menyempatkan datang mengunjungi rumah Kakek Unin (85 th), warga RT 3/2 Kelurahan Sukaresmi, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung barang rongsokan atau bekas.

Perjalanan menuju rumah kakek Unin ditempuh dengan jarak yang cukup jauh.

Menyusuri pinggir rel kereta serta perumahan padat warga. Sebab rumah kakek Unin berada di pinggiran kampung samping pemakaman umum setempat.

“Sengaja saya ingin mengunjungi Kakek Unin karena beberapa hari ini tidak melihatnya melewati jalan jalan yang biasa beliau lewati samping rumah rumah saya,” ujar ketua Fraksi Amanat Nurani DPRD Kota Bogor itu.

Baca Juga  Usai Dilantik Menjadi Wakil Rakyat Kota Bogor, SB Tengok Istri Kader PAN

“Dengar kabar katanya beliau sakit, makanya saya ajak pak lurah, babinsa dan babinmas Kelurahan Sukaresmi untuk menjenguk kakek Unin,” tukas SB.

Bersama rombongan, SB membawakan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan dan lain lain.

“Sambil menjenguk saya bawakan Sembako dan sedikit uang kadeudeuh dan semoga saya dapat membantu setiap setiap bulannya untuk meringankan beban kakek Unin. Ternyata hanya tinggal berdua dengan istrinya,” pungkas SB. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.