Gempa Susulan Terjadi Lima Kali, Dua Rumah di Bogor Terkena Dampak

by -

METROPOLITAN.id – BMKG mencatat terjadi lima kali gempa susulan usai yang pertama pada Jumat (14/1) sore. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam konferensi pers secara virtual.

“Hasil monitoring BMKG mengumumkan adanya lima aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,7 dan magnitudo terkecil adalah 3,5,” kata Bambang.

Bambang memastikan pihaknya hingga saat ini terus memantau situasi di pusat gempa yang terletak di wilayah Sumur, Banten tersebut.

“Kami BMKG masih terus memonitor akan adanya apabila terjadi gempa susulan,” ujar Bambang. Sebelumnya, berdasarkan informasi dari BMKG, gempa berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang wilayah Sumur, Banten pada pukul 16.05 WIB.

Baca Juga  Pengembangan Panas Bumi oleh SEGS Dapat Dukungan dari Pemkab Bogor

Bambang mengatakan gempa susulan terjadi beberapa saat setelah gempa pertama terjadi. “Pukul 16.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan (after shock), dengan magnitudo M 3,7 dan M 3,5,” kata Bambang dalam keterangan tertulis.

Informasi terbaru dari BMKG, gempa susulan berpusat di lokasi yang sama juga terjadi pada pukul 16.49 WIB berkekuatan 5,7 M.

Sebelumnya, sejumlah petugas Satpol PP Kota Bogor sempat berhamburan keluar kantor Mako Satpol PP Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Utara, saat terjadi gempa bumi, Jumat (14/1), sekitar pukul 16:10 WIB.

Gempa bumi yang disebut berasal dari perairan di barat daya Banten itu terasa sampai ke Kota Bogor.

Baca Juga  Warga Bogor yang Positif Omicron Diduga Terpapar di Transportasi Umum Saat ke Jakarta

Selain itu, dampak gempa susulan tersebut pun terasa di Kabupaten Bogor. Bahkan dua unit rumah warga di Cigudeg dan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dilaporkan rusak akibat gempa tersebut.

“(Laporan kerusakan akibat gempa) sementara sih baru dari Cigudeg sama Sukajaya, sementara baru itu,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M Adam.

Adapun rumah yang rusak itu adalah rumah milik Ibu Emin di Kampung Pasir Ipis, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Bogor, dan rumah milik Sarta alias Atok di Dusun 5 Kampung Babakan RT 002/013 Desa Wargajaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. (jp/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.