Hadiri Pelakat HIMABO, Gus Udin Paparkan Tiga Tahun Pancakarsa

by -

METROPOLITAN.id – Him­punan Mahasiswa Bogor (Himabo) Jakarta menggelar Pelatihan Kader dan Ta’aruf (Pelakat) tahun 2022 di Cunang Hilss, Kecamatan Tamansari, Ka­bupaten Bogor pada Sabtu (22/1).

 

Acara ini juga diisi diskusi bertajuk ‘Refleksi Tiga Tahun Pancakarsa’ yang diisi narasumber dari Tim Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor Gus Udin dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor KH Agus Salim.

 

Gus Udin menilai peran serta dan pe­mikiran mahasiswa sangat penting dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor.

 

“Selain itu, saya berharap Himabo bisa memperkuat budaya intelektualitas dalam membangun Kabupaten Bo­gor,” ujar Gus Udin saat dis­kusi, Sabtu (22/1).

 

Dalam diskusi tersebut, Gus Udin menerangkan sejak digaungkan Bupati Bogor Ade Yasin sejak tiga tahun belakangan ini, program Pancakarsa berhasil menghapus desa tertinggal yang ada di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Bima Arya Intruksikan Pecat Pegawai RSUD Kota Bogor Terlibat Narkoba

 

Gus Udin menyebutkan sejak tahun 2018 dirinya yang masuk dalam tim perumus Pancakarsa melakukan kajian salah satunya mengenai infrastruktur di Kabupaten Bogor.

 

Program Pancakarsa yaitu lima tekad dan cita-cita luhur untuk mencerdaskan Bogor, menyehatkan Bogor, memajukan Bogor, membangun Bogor dan membuat Bogor lebih berkeadaban.

 

Pancakarsa juga menjadi jawaban terhadap masalah yang menjadi isu strategis pembangunan Kabupaten Bogor dan menghantarkan Bumi Tegar Beriman tetap tangguh dan kuat di tengah pandemi.

 

Gus Udin mengungkapkan, selama tiga tahun ini Pemkab Bogor tengah fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan Sumber Daya Manusia, peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan ekonomi dan penguatan teknologi.

Baca Juga  Buntut Pembacokan Pelajar SMA Bogor hingga Tewas, Ceu Atty Desak Disdik Jabar Turun Tangan

 

Selain itu, Pemkab Bogor juga melakukan pembangunan infrastruktur desa dan penataan kota serta peningkatan kesalehan sosial.

 

“Pandemi yang belum berhenti, menguji dan mengharuskan semua untuk bisa menghadapi dan hidup berdampingan dengan Covid-19. Semua pilar kehidupan diuji, karena semua sektor ikut terdampak pandemi Covid-19,” paparnya.

 

Menurut dia, momentum ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk bergerak bersama, maju dan bangkit.

 

Tahun 2021 nilai PDRB Kabupaten Bogor tercapai sebesar Rp245,22 triliun, meningkat dari tahun 2020 yang tercapai Rp236,15 triliun. Hal ini berdampak pada daya beli masyarakat yang mengalami kenaikan serta turunnya pengangguran sebesar 2,07 persen, tertinggi di Jawa Barat

Baca Juga  PKB Target Raih 6 Kursi di Pileg 2024 Kota Bogor

 

Pemkab Bogor juga berhasil mengentaskan 45 desa tertinggal menjadi desa berkembang pada tahun 2020. Di Tahun 2021 ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Bogor.

 

“Pandemi Covid-19 telah memacu kita untuk berubah, dengan usaha yang teguh disertai dengan doa pengharapan yang tulus,” tuturnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim mengingatkan Himpunan Mahasiswa Bogor (HIMABO) agar aktif berkontribusi terhadap tanah kelahirannya untuk membuat kabupaten Bogor lebih maju dalam genggaman pemuda.

 

“Potensi kabupaten Bogor sangat banyak, oleh karenanya, HIMABO harus turut membantu pemerintah menggali potensi-potensi itu,” katanya. (*) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.