Iga Bakar dan Tomyam Fairway Cafe Jadi Buruan Pengunjung

by -

Metropolitan – Terletak di Jalan Pandu Raya No. 46, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Fairway Cafe & Resto yang berdiri sejak 2019, hingga kini masih tetap eksis dan makin dikenal dengan cafe yang banyak menyajikan event musik cadas bergenre metal.

Selain itu, tempatnya yang cozy alias nyaman, menjadi alasan para pengunjung menghabiskan waktunya bersama keluarga dan juga kerabat untuk sekedar menikmati menu-menu andalan dengan makanan bergaya western dan juga minumannya yang bisa menyegarkan ketika melewati tenggorokan.

Dimulai dengan harga Rp20 ribu sampai dengan Rp75 ribu untuk makanan utamanya, para pengunjung di Fairaway Cafe, akan dimanjakan dengan jajanan khas Indonesia hingga makanan khas benua biru.

Baca Juga  Strudel Lilit Oleh-oleh Baru dari Bogor

 

“Disini yang paling best seller itu ada iga bakar yang sausnya itu dibuat oleh chef profesional milik kami. Selain itu juga ada tomyam dengan rasa rempah-rempahnya yang khas dimulut,” kata Manager Operasional Fairway Cafe Linda, kepada Metropolitan (16/1).

Di Fairaway Cafe, selain makanannya yang menjadi alasan utama pengunjung datang, terdapat juga minuman segar khas Fairaway Cafe yang sampai banyak dipesan ke pulau Dewata.

 

“Minuman itu range harganya terjangkau sih, tapi yang paling banyak orang cari itu kopi gula aren yang lagi hits banget di kalangan anak muda sampai kopi gula aren kita itu banyak diminati ke Bandung, sampai ke Pulau Bali,” ucap Linda.

Baca Juga  Snake Coaster Jungeland Bikin Jantungan

Buka sejak pukul 14:00 WIB hingga pukul 00:00 WIB, di Fairaway Cafe, setiap harinya menyajukan live musik untuk sekedar dinikmati bersama nikmatnya menu menu andalan milik Fairaway Cafe.

Selain itu juga, Fairway Cafe terkenal sebagai cafe yang memiliki ciri khas kandangnya anak-anak muda kreatif yang sering mengadakan event musik indie cadas dengan genre metalnya.

“konsep itu terbentuk karena ada komunitas musik memang rata-rata komunitas musik adanya di fairway cafe. Tapi, imagenya lebih cenderung ke metal. Ada memang beberapa sekolah buat buku tahunan temanya metal. Saya juga bingung, kalaupun gitu, berarti sekarang fairway itu imagenya karena musik metal,” tutupnya. (far)

Leave a Reply

Your email address will not be published.