Imbas Proyek Bendungan Ciawi, Ratusan Makam Dipindah

by -

METROPOLITAN – Seba­nyak 120 makam di Kampung Pasirkalong, RT 05/04, Desa Sukakarya, Kecamatan Me­gamendung, Kabupaten Bo­gor, bakal dipindahkan dalam waktu dekat. Pemindahan dilakukan sebagai imbas pembangunan Bendungan Ciawi-Sukamahi.

Kepala Desa (Kades) Suka­karya, Hasan Sukandi, men­gatakan, ratusan makam tinggal menunggu pembay­aran lahan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Peru­mahan Rakyat (Kemen-PUPR) melalui Lembaga Menajemen Aset Negara (LMAN).

”Alhamdulillah tinggal menunggu pembayaran, ahli waris menunggu lahan yang akan dijadikan lokasi pemindahan tersebut di­bayar. Nah, baru makam-makam dipindahkan,” ujar Hasan Sukandi kepada Met­ropolitan, kemarin.

Ia menambahkan, lahan yang digunakan makam warga Kampung Pasirkalong memiliki luas 520 meter dan akan dipindahkan ke lahan seluas 700 meter, tak jauh dari makam lama. ”Iya, ada 14 perwakilan keluarga atau hak waris pada makam ter­sebut. Semuanya telah sepa­kat makam kakek, nenek beserta sanak- saudaranya dipindah,” ujarnya.

Baca Juga  Bendungan Ciawi Selesai Dibangun 2019

Hasan menjelaskan, lahan makam ini yang terakhir di­pindahkan pada proyek Ben­dungan Ciawi, Sukamahi. ”Makam-makam di desa lain sudah terlebih dulu selesai dan di desanya ini terakhir,” katanya.

Menurutnya, makam selu­as 520 meter di Kampung Pasirkalong ini menjadi ma­kam keluarga sejak puluhan tahun lalu. Lokasi makam yang dipindahkan ini renca­nanya dijadikan taman hijau, dinding bendungan Ciawi. ”Sangat fatal jika tidak dip­indahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Me­gamendung, Endi Rismawan, mengaku bersyukur jika per­soalan lahan makam di Desa Sukakarya sudah selesai. ”Alhamdulillah, karena dari 2018 hingga 2020 sempat ada penolakan dari ahli waris, tapi sekarang selesai,” tan­dasnya. (jal/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.