Ini Alasan Prabowo Jual Dua Kapal Perang Indonesia

by -

METROPOLITAN.id – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) berencana menjual dua kapal perang Indonesia atau KRI yakni Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513. Rencana penjualan dua kapal perang tersebut sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.

 

“Ada prosesnya (rencana penjualan-Red), kita sudah melalui prosedur semua,” ujar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/1).

 

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menjelaskan, dua kapal tersebut sudah tidak lagi mumpuni untuk menjaga pertahanan laut. Sehingga alasan itu yang menjadikan Kemenhan menjual dua kapal perang tersebut.

 

“Ya, karena memang sudah enggak bisa dipakai lagi. Ada prosesnya, sudah melalui prosedur semua. Kalau tidak salah sudah ada yang tenggelam,” katanya.

Baca Juga  ‘Indonesia Menang’ Tuai Kritikan

 

 

Karena itu, Prabowo menuturkan dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR ini pihaknya akan menjelaskan secara rinci mengenai penjualan dua kapala perang tersebut. “Jadi nanti kita bicarakan,” ungkapnya.

 

Diketahui, dua kapal perang Indonesia diusulkan akan dijual. Salah satu alasannya adalah, karena kapal tersebut sudah tidak dapat lagi digunakan sebagai kapal perang.

 

Rencana penjualan dua kapal perang tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III DPR tahun 2021-2022, Selasa (11/1). Kedua kapal perang yang akan dijual tersebut yakni KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513.

Baca Juga  Di Ijtimak Ulama, Spanduk Prabowo Dicopot

 

“Surat Nomor R52 Pres 10 2021 tertanggal 29 Oktober 2021 hal permohonan persetujuan penjualan barang milik negara berupa Kapal X KRI Teluk Mandar 514 dan Kapal KRI Teluk Penyu 513 pada Kementerian Pertahanan,” kata Cak Imin. (JP/els)

 

Sumber: Jawapos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.