Jual Narkoba Kini Pakai Sistem COD, 10 Pelaku Diringkus Selama 2 Pekan

by -

METROPOLITAN.id – Para pengedar narkoba terus mencari cara baru dalam memasarkan barang haramnya. Di Bogor, polisi mendapati modus baru peredaran narkoba dengan modus COD.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat konferensi pers kasus peredaran narkoba di halaman Polres Bogor, Jumat (21/1).

Selama dua pekan belakangan, pihaknya berhasil meringkus 10 tersangka terkait kasus narkoba. Mereka adalah IE (38), MN (30), JS (29), BS (37), NN (30), DTM (25), LH (30), ES (45) dan SH (56).

Satu tersangka lainnya berinisial PH (27) diketahui merupakan seorang residivis yang pernah menjalani hukuman di Lapas Pondokrajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dari 10 tersangka yang diringkus, lima di antaranya terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Sementara 4 tersangka lainnya terkait peredaran jenis ganja.

Baca Juga  Pemkot Ikut Pamerkan Produk Lokal

Total barang bukti yang berhasil diamankan yakni sabu-sabu seberat 1/3 kilogram dan ganja seberat 37,81 gram.

Dalam melakukan aksinya para pelaku ini menggunakan modus sistem Cash On Delivery (COD). Pengedar dan pemesan melakukan komunikasi melalui handphone yang kemudian melakukan transaksi secara langsung di tempat yang telah di sepakati antara keduanya.

“Ada juga yang masih pakai modus sistem tempel, pengedar ini menyimpan narkotika yang telah dipesan di suatu tempat yang kemudian di informasikan kepada pemesannya,” ujar Iman.

Dari pengakuan para tersangka, mereka mendapatkan barang-barang haram tersebut dari wilayah Depok, Jakarta, Tangerang, dan Aceh.

“Hingga saat ini kami pun masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait adanya tersangka lain ataupun terhadap jaringan pengedar narkotika lainnya yang berada di wilayah kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Baca Juga  Kendaraan Plat Ganjil Jangan ke Puncak Hari Ini, Berlaku Genap Dimulai Pukul 07.30 WIB

Selanjutnya, pelaku dijerat Pasal 111, 112 dan Pasal 114 Undang-undang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun atau pidana penjara seumur hidup. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.