Karyawan Pinjol Ilegal Belum Dijadikan Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

by -
Ilustrasi pinjaman. (Unsplash)

METROPOLITAN.id – Polisi turut mengamankan 99 karyawan pinjaman online (pinjol) ilegal saat penggerebekan di Ruko Palladium Blok G7, Jalan Pulau Maju Bersama, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara. Namun, 99 karyawan tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum (ada tersangka) sedang kita lakukan pemeriksaan dulu,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Kamis (27/1).

Alasan polisi belum menetapkan tersangka karena kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Akan kami update ya, ini masih penyelidikan,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjol ilegal di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (26/1) sore.

Baca Juga  Sehari Vitalia Sesha Pakai Tiga Jenis Narkoba

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan mengatakan pinjol ilegal tersebut tak terdaftar di OJK.

“Kita telah melakukan penggerebekan pinjaman online secara ilegal tanpa ijin dari OJK. Kami mengamankan 1 orang manajer yang bertanggungjawab di sini, dan 98 orang karyawan,” kata Zulpan.

Menurutnya, kebanyakan pekerja yang diamankan merupakan anak muda. Bahkan di antara pekerjanya banyak juga anak di bawah umur.

“Kebanyakan yang dipekerjakan anak anak berusia muda. Bahkan di bawah umur,” terangnya.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan proses hukum.

“Tentunya ini ada dampak hukumnya. Ini melanggar UU yang ada baik itu UU konsumen maupun ITE,” pungkasnya. (ps/JawaPos.com/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.