Kemendag Gandeng 70 Pemain Minyak Goreng

by -

METROPOLITAN – Kemen­terian Perdagangan (Kemen­dag) mengumumkan, untuk menstabilkan harga minyak goreng menjadi terjangkau oleh masyarakat, pemerintah akan melibatkan sebanyak 70 pelaku industri minyak goreng melalui operasi pasar dengan harga jual Rp14.000 per liter.

“Kita akan mencoba untuk melibatkan setidaknya 70 in­dustri minyak goreng dan 225 packer,” kata Menteri Perda­gangan Muhammad Lutfi da­lam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/1).

Lutfi memaparkan, untuk tahap pertama, pemerintah menargetkan lima industri minyak goreng besar terlebih dahulu untuk memproduksi dalam kemasan sederhana. Targetnya, produksi dapat di­mulai pada pekan ini agar bisa segera disalurkan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan produk­si akan segera berlangsung tidak akan lebih lama dari pada awal minggu depan. Mudah-mudahan akhir ming­gu ini sudah mulai,” ungkapnya.

Baca Juga  Koordinasi dengan Pelaku Usaha, Kemendag Jamin Kedelai Cukup untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Sebelumnya, pemerintah bersama produsen minyak goreng serta pengusaha ritel juga sudah melakukan program penyaluran sebayak 11 juta liter minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp14.000 per liter yang dilakukan mela­lui skema operasi pasar.

Hingga saat ini sudah terea­lisasi 4 juta liter minyak goreng yang terdistribusikan. Sisanya sebanyak 7 juta liter lagi dist­ribusinya akan tetap dilanjut­kan ke 47 ribu gerai pasar modern. “Hari ini sudah men­capai 4 juta, jadi 7 juta on go­ing dilaksanakan pada sore hari ini kita akan mengadakan rapat daripada hasil rapat kita pada sore hari ini,” pung­kasnya. (jp/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *