Kesaksian Tukang Tambal Ban Saat Angin Kencang Tumbangkan Pepohonan di Yasmin

by -

METROPOLITAN.id – Pohon-pohon di Jalan Abdullah Bin Nuh, Bogor Barat, Kota Bogor, bertumbangan, Senin (24/1) sore. Area di sekitar ex Giant hingga ke Cijahe porak-poranda dipenuhi batang-batang pohon besar hingga menutup jalan.

Tobing, tukang tambal ban yang kiosnya berada tak jauh dari pintu masuk Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor atau BHI menyaksikan langsung detik-detik angin menerjang wilayah tersebut.

Saat itu, ia sedang menambal ban motor matik milik seorang ibu. Hujan sudah mulai turun. Ia memilih menambal di dalam kios, sementara pemilik motor ikut berteduh di dalamnya.

Tak lama, angin kencang menerjang. Ia melihat angin berputar-putar di area jalan utama yang kiri kanannya berjejer pohon-pohon besar.

Kondisi tersebut membuatnya cukup panik. Beberapa pedagang si dekat kiosnya juga memilih masuk ke dalam kios.

Baca Juga  Organda Di Cianjur Dukung Bus Dilarang Memasuki Jalur Puncak

“Tiba-tiba angin muter, saya lagi nambel ban, ada ibu-ibu bannya bocor. Karena hujan, saya nambelnya di dalem. Ibu-ibunya juga jadi sekalian berteduh,” ujar Tobing saat ditemui di lokasi.

“Makin kenceng, terus aja muter. Serem,” sambungnya.

Tak lama kemudian, terdengar bunyi sempalan batang pohon. Bukan hanya satu, deretan pohon yang ada di sepanjang jalan nyaris tumbang seluruhnya.

“Brak, suaranya kedengeran sampe ke kios. Pohon-pohon yang deket bengkel saya langsung pada roboh. Nggak lama yang lain-lainnya juga pada tumbang,” ungkapnya.

Tobing sendiri sangat khawatir pohon yang berdiri persis di depan kiosnya roboh dan menimpanya. Sebab, pohon tersebut sudah cukup lapuk.

Yang mengagetkan, pohon besar di samping kiosnya yang berhadapan langsung dengan warung es kelapa justru yang tumbang. Akarnya terangkat. Batangnya menimpa warung es kelapa hingga atapnya hancur berantakan.

Baca Juga  Bangun Zona Integritas, Dedie Rachim Minta Pegawai Kejari Jadi Teladan

“Syukurnya nggak ada yang ketimpa. Motor ibu-ibu yang lagi nambal juga cuma spionnya aja yang patah kena batang pohon yang jatuh. Malah pohon besar di samping kios saya yang roboh, padahal besar banget,” terang Tobing.

Angin kencang itu disebutnya tak berlangsung lama, tak sampai 10 menit. Namun dampaknya terasa luar biasa karena pohon-pohon besar pun tak sanggup menahan terjangannya.

“Sebentar padahal anginnya, nggak sampe 10 menit. Suaranya bikin ngeri. Lihat aja tuh di jalan, penuh sama pohon sampai nggak bisa lewat,” jelasnya.

Karena berjajar persis di kiri kanan jalan, patahan pohon-pohon tersebut memenuhi badan jalan.

Kondisi ini membuat jalur dari Yasmin arah Simpang Semplak ditutup sementara karena tak bisa dilintasi. Kendaraan yang melintas dialihkan menuju Taman Yasmin.

Baca Juga  Camat Sudah Siapkan Lahan Polsek Tenjo

Sementara arah sebaliknya, jalur masih bisa dilintasi namun dengan kondisi yang macet parah. Sebab sebagian badan jalannya juga dipenuhi material pohon tumbang.

Pedagang lainnya, Nadi menceritakan, hujan disertai angin kencang mulai turun sekitar pukul 14.00 WIB.

Tak lama berselang, angin makin kencang dan terlihat berputar-putar di sekitar lokasi.

“Jadi pas ujan, terus ada angin kenceng. Saya lihat dua kali anginnya. Habis itu pada roboh semua,” ujarnya.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas dibantu warga langsung melakukan evakuasi, menyingkirkan batang-batang pohon agar tak menutup badan jalan.

Saat ini, jalur sudah kembali normal. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.