Mau Tau Kriteria Pemimpin yang Diinginkan Masyarakat? Ini Hasi Survei PSI

by -
Ilustrasi (Freepik)

METROPOLITAN.id – Panel Survei Indonesia (PSI) merilis hasil survei tentang kriteria kepemimpinan nasional untuk 2024 mendatang yang diinginkan masyarakat.

Dari hasil survei jajak pendapat, keinginan masyarakat dalam kepemimpinan 2024 adalah kepemimpinan yang kuat di tiga aspek.

Pertama aspek ekonomi. Kedua, pemerintahan yang bersih dan ketiga pemerintah yang mengutamakan stabilitas politik dan keamanan nasional.

Survei menunjukkan 89,9 persen masyarakat menginginkan kemajuan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi.

Sementara 84,2 persen masyarakat menginginkan pemerintahan yang bersih dan 70,3 persen masyarakat menginginkan pemerintah yang mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional

“Sedangkan pemerintah yang kuat menurut masyarakat yang jika presiden di dukung mayoritas DPR sebanyak 82,9 persen, didukung pelaku bisnis atau dunia usaha baik dalam dan luar negeri 88,6 persen, serta yang menyatakan mampu mengendalikan aparat hukum dan keamanan sebanyak 90,7 persen,” ujar Direktur Eksekutif
Panel Survei Indonesia (PSI), Andri Gunawan.

Baca Juga  Cara Caleg PSI Kampanyekan Program Partai Bersih-bersih DPR Pakai Baju ala Cleaning Service

Dalam survei ini, tergambar juga sebanyak 72,6 persen publik menilai puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama memimpin.

Sedangkan 24,1 persen menilai tidak puas dengan 3,3 persennya tidak menjawab atau tidak tahu.

Temuan survei juga menunjukkan preferensi masyarakat pada partai politik dengan elektabilitas PDIP mencapai 12,7 persen.

Posisi kedua ditempati Golkar dengan elektabilitas 12,4 persen, posisi ketiga Gerindra 11,9 persen.

Posisi selanjutnya ditempati Demokrat dengan elektabilitas 8,9 persen. Demokrat menjadi parpol di luar pemerintahan yang memiliki peningkatan elektabilitas yang sangat signifikan dibandingkan hasil pemilu 2019.

Lalu ada PKB yang memimpin elektabilitas papan tengah sebesar 7,1 persen, disusul Nasdem 6,8 persen, kemudian partai-partai Islam lainya yaitu PKS dengan 6,1 persen, PAN 3,3 persen, dan PPP sebanyak 2,6 persen

Baca Juga  Survei Capres LPMM Sebut Airlangga Hartarto Unggul dari Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo

“Sisanya adalah partai-partai baru yang diprediksi tidak bakal lolos ke Senayan, yaitu PSI meraih elektabilitas 1,3 persen, Perindo 1,3 persen, Hanura 1,1 persen, PBB 0,9 persen, PKPI 0,8 persen, Berkarya 0,8 persen, dan Garuda 0,8 persen,” terangnya.

Sementara untuk partai partai politik yang baru terbentuk, Partai Prima menjadi preferensi publik dengan tingkat elektabilitas 1,4 persen, disusul Partai Gelora 0,7 persen, Partai UMAT 0,2 persen.

“Sisa yang belum memilih sebanyak 18,9 persen,” lanjut Andri.

Survei tersebut juga mengungkap tokoh yang bakal dipilih jika survei digelar hari ini dengan didasarkan pada tiga aspek, yaitu ekonomi, pemerintahan yang bersih, dan stabilitas politik dan keamanan,

Hasilnya, Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang diingin dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 18,3 persen. Posisi kedua Prabowo Subianto 16,2 persen, diikutu Ganjar Pranowo 14,4 persen, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) 5,9 persen, Sri Mulyani 5,4 persen Anies Baswedan 3,3 persen, Muhaimin Iskandar 3,2 persen, Puan Maharani 3,2 persen, Muldoko 3,1 persen, Sandiaga Uno 3,1 persen, Harry Tanoesudibjo 2,4 persen Agus Harimurti Yudhoyono 2,3 persen, Ridwan Kamil 1,9 persen, Khofifah Indarparawangsa 1,9 persen, Erick Thohir 1,7 persen dan yang belum memilih 13,7 persen

Baca Juga  Survei Capres SMRC : Suara Anies Baswedan Terus Naik Meskipun Belum Bisa Kalahkan Perolehan Suara Ganjar Pranowo

“Survei ini dilakukan 14-29 Desember 2021. Jumlah total sampel sebanyak 1.820 orang responden tersebar di 34 Provinsi . Sampel ditarik dengan metode multistage random sampling. Survei tersebut mengandung tingkat toleransi kesalahan plus minus 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” tandasnya. (*/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.